Krusial.com — Suasana hangat dan antusias menyertai kunjungan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muchammad Saeroji Jember (Moser) ke Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Asri Farm di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Senin (15/9/2025). Sebanyak 35 mahasiswa bersama dosen, dekan, dan staf fakultas turut serta dalam rangkaian praktek kerja lapangan (PKL) tersebut, bertujuan untuk mengenal lebih dekat dunia pertanian.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muchammad Saeroji, Ir Moch Ardani MT, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun generasi muda yang mandiri dan berkarakter. “Kerjasama menjadi bagian dari misi Moser. Kami melihat Asri Farm memiliki visi dan misi yang sejalan dalam membangun manusia seutuhnya, khususnya generasi muda Indonesia agar mandiri,” ungkap Ardani.
Ardani juga berharap mahasiswa bisa menyerap ilmu dan pengalaman praktek, terutama dalam pembuatan pupuk organik cair yang diujicobakan di Asri Farm. Inovasi pertanian berkelanjutan dianggapnya sebagai kunci menghadapi tantangan pemanasan global dan perubahan iklim untuk mencapai ketahanan pangan.
Di kesempatan yang sama, Ketua P4S Asri Farm, Muchammad Dahlan, menekankan pentingnya kesehatan tanah dan bahan organik bagi keberlanjutan sektor pertanian. “Kesehatan tanah menandakan kemampuannya mendukung kehidupan dan produktivitas berkelanjutan,” ujar Dahlan. Menurutnya, meski komposisi bahan organik tanah relatif kecil, peranannya sebagai sumber nutrisi organisme sangat vital bagi produktivitas pertanian dan ekosistem.
Dahlan turut mengapresiasi kunjungan dan semangat mahasiswa Moser untuk belajar di Asri Farm, sembari membuka peluang kerjasama lebih luas di bidang edukasi serta pengembangan inovasi pertanian. Ia menegaskan bahwa Asri Farm merupakan tempat terbuka bagi siapa saja yang ingin mempelajari berbagai aspek pertanian, khususnya teknologi pembuatan pupuk organik cair yang turut dikembangkan di lahan tersebut.
Dengan adanya praktik lapangan ini, diharapkan mahasiswa dapat memiliki pengalaman langsung, memperluas wawasan, serta berkontribusi dalam pengembangan pertanian berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.***
(PRAYITNO)
Tinggalkan Balasan