Krusial.com — Tengah malam, aplikasi Super Byond by BSI tiba-tiba mengalami masalah yang membuat nasabah tidak bisa melakukan transaksi apa pun, bahkan tidak bisa melihat menu karena aplikasi perbankan syariah terbesar di Indonesia itu mengalami error.

Penyebab masalah ini belum diketahui secara pasti, tetapi sebelumnya BSI memang kerap mengalami masalah pelayanan yang membuat publik di Aceh gaduh karena dibuat kesal dengan layanan perbankan pengganti enam perbankan besar, yaitu BRI, BRI Syariah, BNI, BNI Syariah, Mandiri, dan Mandiri Syariah.

Wartawan telah mengirim pesan ke pihak BSI meminta penjelasan penyebab dari gangguan tersebut. Namun, Kepala Humas BSI Regional Aceh, Nasruddin, tidak merespons pertanyaan wartawan. Begitu juga dengan Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, tidak ada respons terkait gangguan tersebut.

Karena tidak ada respons dari pihak berwenang di Aceh, wartawan meminta penjelasan ke Wisnu Sunandar, SVP Corporate Secretary & Communication BSI Pusat, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Regional CEO BSI Aceh. Namun, menurut pejabat BSI tersebut, aplikasi Byond by BSI tidak mengalami masalah apa pun.

“Tidak ada masalah kok, aman-aman saja,” ujarnya via aplikasi chat WhatsApp seperti dikutip Krusial.com dari Mitraberita pada Sabtu (19/7/2025).

“Mungkin network telekomunikasinya. Karena sejauh ini tidak ada berita apa pun,” tambahnya.

Saat dikirim tangkapan layar masalah error tersebut, Wisnu Sunandar juga menegaskan bahwa sama sekali tidak ada masalah. “Memang baik-baik saja. Sekarang pun baik-baik saja,” tegasnya. “Baik-baik saja kok,” tambahnya saat diberitahukan bahwa siang itu aplikasi tersebut memang sudah tidak bermasalah.

Selain itu, Wisnu Sunandar juga meminta media ini untuk menghapus atau mencabut berita-berita negatif tentang BSI. “Mohon di-take down berita-berita negatifnya,” kata Wisnu.***