Krusial.com — Lembaga Pers Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh (LPM UNMUHA) resmi menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Mei 2025.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pendiri LPM UNMUHA Zoel Masry, S.E., yang didampingi oleh Nazarudin, S.H. Dalam sambutannya, Zoel menegaskan bahwa Mubes kali ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan peran LPM UNMUHA sebagai social control bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Kehadiran Musyawarah Besar ini adalah tanda kebangkitan kembali LPM UNMUHA sebagai pengawas isu-isu strategis di kampus dan masyarakat. Saya berharap regenerasi organisasi ini terus berlanjut dan mampu membahas persoalan secara bertahap,” ujar Zoel Masry.
Dirinya juga menekankan pentingnya konsistensi LPM UNMUHA dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa dan menjaga independensi pers kampus.
Kegiatan Mubes ini secara resmi dibuka oleh perwakilan Biro Kemahasiswaan UNMUHA, Ibu Surya Fatma, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas komitmen LPM UNMUHA dalam menjaga dinamika kehidupan kampus.
“LPM UNMUHA harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif. Saya berharap Mubes ini dapat menghasilkan regulasi yang kuat untuk kemajuan organisasi,” kata Surya Fatma.
Selama tiga hari ke depan, Mubes LPM UNMUHA akan fokus membahas sejumlah agenda penting, termasuk penyusunan regulasi organisasi yang berkelanjutan. Tujuannya adalah memperkuat struktur internal agar LPM UNMUHA dapat berjalan lebih efektif dan visioner ke depannya.
Selain itu, forum ini juga akan menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta menyusun program kerja untuk periode mendatang.
Keberlangsungan Mubes ini dinilai sangat krusial bagi masa depan LPM UNMUHA, terutama dalam menghadapi tantangan pers kampus di era digital.
Dengan semangat regenerasi dan komitmen memperjuangkan hak mahasiswa, LPM UNMUHA diharapkan dapat terus menjadi corong suara kritis yang independen dan berintegritas.***
Tinggalkan Balasan