Krusial | Surabaya — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan Ajang Talenta Siswa Jawa Timur 2025 penting karena menjadi bagian dari identifikasi talenta daerah. Sehingga menguatkan peran putra-putri Jawa Timur sebagai pemimpin masa depan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat membuka Ajang Talenta Siswa Jawa Timur 2025 di Sekolah Alkitab, Kota Batu, Senin (20/4/2025).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa ajang tersebut merupakan bagian dari upaya identifikasi talenta daerah, sekaligus membentuk generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.

“Saya optimis dengan kompetensi dan prestasi siswa Jatim semakin meningkat sehingga dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya

Menurutnya, Ajang Talenta ini merupakan kompetisi bertingkat yang pemenangnya akan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Untuk itu, jenjang pendidikan khusus, cabang yang dilombakan adalah Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen).

“Untuk jenjang dasar adalah FLS2N, O2SN, dan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Jenjang menengah pertama dilombakan FLS2N, O2SN, OSN, Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), serta Gala Siswa Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyediaan fasilitas pendidikan secara menyeluruh, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang kuat.

“Cita-cita Indonesia Emas sangat tergantung pada dukungan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan. Prestasi siswa tidak lepas dari semangat mereka yang didukung guru dan Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari Ajang Talenta tidak hanya pada capaian akademik, melainkan juga pembentukan karakter.

“Kita ingin anak-anak berprestasi, tapi juga harus berkarakter. Negara ini harus dipimpin oleh sosok yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki integritas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene Herdijono menyampaikan bahwa Jawa Timur saat ini tercatat sebagai provinsi dengan jumlah talenta terbanyak dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta Nasional.

“Ini menunjukkan bahwa pembinaan prestasi siswa di Jawa Timur berjalan sangat baik, menjadi contoh dalam mewujudkan desain besar manajemen talenta nasional,” katanya. (Prayitno)