Krusial | Aceh Selatan — Pembangunan Gedung Sekretariat Tuha Peut Gampong (TPG) dan rehab plat beton jembatan di Desa Pucuk Lembang, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, dilaporkan mangkrak  lebih dari setahun ,pembagunan TPG tersebut diduga menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah.

Gedung Sekretariat Tuha Peut Gampong Pucuk Lembang, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan terbengkalai.

Diduga pembayaran terhadap rekanan sudah dilakukan pada tahun 2024, Kedua proyek fisik ini bersumber dari Dana Desa (DD) Gampong Pucuk Lembang tahun anggaran 2023-2024. Namun, pekerjaan baru kembali dilanjutkan setelah dokumentasi proyek yang mangkrak tersebar luas dan menuai sorotan, termasuk dari kalangan media.

Keuchik Pucuk Lembang, Kridami, membenarkan bahwa kedua bangunan milik desa tersebut memang terbengkalai. “Oke, sedang dikerjakan,” kata Kridami melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (14/4/2025).

Tentang tingginya biaya pekerjaan rehab plat beton jembatan tersebut, Kridami mengatakan bahwa hal itu tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun oleh konsultan.

“Nanti kita tunggu pengecekan Inspektorat,” katanya tanpa menyebutkan alasan proyek mangkrak dan tingginya pagu anggaran.

Jembatan Plat Beton Gampong Pucuk Lembang.

Ketua Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (FORMAKI), Ali Zamzami, menyesalkan adanya proyek desa yang cukup lama mangkrak dan dikerjakan kembali setelah diprotes warga dan beredarnya foto visual proyek.

Ia menduga keterlibatan pihak DPMG dalam modus pelaksanaan proyek desa, sehingga terbengkalainya proyek berlangsung lama dan meminta APH untuk mendalami proyek ini.***