Krusial | Sidoarjo — Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah dengan lantunan kalimat tauhid dari para pelayat yang terdiri dari keluarga, kerabat, dan tetangga korban. Usai disalatkan di Masjid Baitul Maghfirah, Desa Kloposepuluh,Jenazah langsung diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Lima jenazah warga Sidoarjo yang menjadi korban longsor di jalur Pacet-Cangar, Mojokerto, dimakamkan di tiga liang lahad di TPU Dusun Pasegan, Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo.
Sementara satu jenazah lainnya dimakamkan di TPU Desa Suruh, Kecamatan Sukodono.Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 19.50 WIB, Jumat (5/4/2024), menggunakan enam ambulans dari Rumah Sakit Hasta Brata Batu.
Enam Jenazah akan di makamkan di tempat yang berbeda, menurut Kepala Desa Kloposepuluh Sumardi lima jenazah dimakamkan di TPU Dusun Pasegan, sedangkan satu jenazah dimakamkan di Dusun Lengki, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono.
“Orang tua Masjid H Wahyudi (65) dan Hj Jaenah (60), dimakamkan dalam satu liang lahad. Namun, istri Masjid Rani Anggraini di makamkan di Liang lain , sementara Sahrul (6) dan Putri (2) juga dimakamkan dalam satu liang, berbeda dengan mertua Masjid, Saudah (60), dimakamkan di TPU Desa Suruh,” terang Sumardi kepada krusial Sabtu (5/4/2025) pagi ini.
Banyak warga dan kerabat yang datang untuk mengucapkan bela sungkawa. Terpantau oleh krusial teras rumah duka dipenuhi pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh duka dan doa dari para pelayat. Tragedi longsor di jalur Pacet-Cangar menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. (Prayitno)
Tinggalkan Balasan