Krusial | Mojokerto — Tragedi bencana longsor yang terjadi di ruas jalan Cangar – Pacet sempat menghebohkan jagat maya. Dalam tragedi tersebut, satu korban tewas yang ditemukan kemarin adalah Masjid Zatmo Setio (30), warga Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo. Masjid adalah sopir dari Toyota Kijang Innova Reborn yang tersapu longsor.

Kakak kandung Masjid, Sudiyo Husodo mengatakan bahwa Innova yang disopiri adiknya memuat 7 orang, termasuk Masjid. Semuanya merupakan satu keluarga.

Sudiyo juga memberitahukan Enam penumpang yang diangkut adalah H Wahyudi (65) orang tua Masjid, Rani Anggraini (30) istri Masjid. Dua anak Masjid yakni Sahrul (4) dan Putri (2). Mertua Masjid yakni Kaedah (60) serta adik mertua Masjid yakni Saudah (60).

“Mobil abu-abu itu berangkat dari Kloposepuluh pada hari Kamis (3/4) pagi berencana akan melakukan silaturahmi ke keluarga di Bumiayu Batu,” ujar Sudiyo kepada awak media di rumah duka, Jumat (4/4/2025).

Naas, saat tiba dijalur Pacet-Cangar di Mojokerto Innova tersebut mengalami musibah. Longsor yang turun di jalur Pacet-Cangar tiba-tiba menyapu mobil tersebut hingga masuk jurang.

“Adik saya yang mengemudikan mobil tersebut ditemukan sudah meninggal dunia,” kata Sudiyo.

Hingga hari ini pihaknya belum mendapat kabar keberadaan enam penumpang yang lain. Pihaknya berharap semoga ada keajaiban kepada keluarganya yang belum ditemukan.

“Semoga ada keajaiban, yang belum ditemukan segera ditemukan dalam kondisi selamat,” jelas Sudiyo.

Sudiyo menambahkan sejak kemarin setelah mendapat kabar itu, delapan kerabatnya pergi ke lokasi kejadian untuk membantu mencari keberadaan korban lainnya dan untuk memastikan kondisinya seperti apa.

“Sebelumnya tidak ada firasat apa-apa, karena kegiatan silaturahmi itu dilakukan setiap tahun pada saat hari raya Idul Fitri,” pungkasnya. (Prayitno)