Krusial | Bojonegoro — Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama jurusan Bojonegoro-Ngawi dan Babat meningkat. Memasuki hari kelima lebaran, terpantau peningkatan ini karena volume kendaraan pemudik yang melakukan liburan hinga arus balik.

Satlantas bersama Kapolres Bojonegoro melakukan pemantauan di beberapa titik ruas jalur yang mengalami kepadatan, di antaranya perbatasan Bojonegoro-Lamongan dan Bojonegoro-Ngawi. Langkah ini diambil untuk memastikan agar arus mudik dan arus balik berjalan lancar tanpa ada kendala yang dapat mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto mengatakan Pemantauan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memastikan tidak ada kendala yang dapat menghambat arus mudik dan arus balik.

“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa arus lalu lintas berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik, baik yang menuju ke arah Bojonegoro ataupun yang kembali ke daerah asal,” ujarnya

Menurut Kapolres, pengecekan dimulai dari jalur Bojonegoro melalui Padangan, Lalu dilanjutkan hingga Margomulyo yang berbatasan dengan Ngawi, yang merupakan jalur arteri perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah.

“Perbatasan Ngawi terpantau aman, tertib, dan lancar meski ada peningkatan volume kendaraan, lalu, terpantau arus lalin dari Bojonegoro ke Padangan hingga Margomulyo juga aman” ujar Mario, Jumat (4/4/2025).

Meskipun volume kendaraan meningkat seiring dengan puncak arus balik Lebaran, Mario memberitahuksn, situasi lalu lintas di wilayah tersebut tetap terkendali dengan baik. Peningkatan volume kendaraan ini terjadi karena banyak warga melakukan liburan hingga arus balik. Selain memantau arus balik, sejumlah lokasi wisata juga dilakukan pemantauan oleh petugas polisi.

“Kami juga mengawasi tempat-tempat rekreasi untuk memastikan bahwa pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman, serta menghindari potensi kerumunan yang berbahaya,” kata Mario.

Mario juga menghimbau agar warga tetap waspada selama perjalanan. Ia memperingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk memastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan baik dan prima sebelum melanjutkan perjalanan.

“Jangan terburu buru, keamanan dan keselamatan lebih utama daripada kecepatan. utamakan keselamatan diri dan orang lain di jalan,” tutur Mario.

Pentingnya untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Mario juga menekankan Hal ini sangat penting untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dan memastikan keselamatan di jalan.

“Dengan adanya pemantauan langsung oleh pihak kepolisian, diharapkan perjalanan mudik dan arus balik di Bojonegoro dan sekitarnya dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (Prayitno)