Krusial | Aceh Selatan — Pasca diumumkannya Anugerah Pesona Indonesia Award 2025, Kabupaten Aceh Selatan kembali masuk dalam dua nominasi, yaitu Kategori Wisata Baru dengan Pantai SBB Labuhanhaji dan Kategori Surga Tersembunyi dengan Pantai Batee Puteh Lhok Aman Meukek.

Libur Lebaran tahun ini, destinasi wisata di Aceh Selatan benar-benar diserbu oleh pengunjung, baik wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Berdasarkan pantauan awak media, sejak melintasi Jembatan Krueng Baru di Labuhanhaji Barat, pengunjung mulai berdatangan ke Aceh Selatan menuju berbagai destinasi wisata.

Wisata Guha Batee Meucanang

Beberapa lokasi seperti Guha Batee Meucanang dan Pantai SBB mengalami kemacetan di jalur masuknya.

Pantai Batee Puteh Meukek juga ramai dikunjungi, begitu pula dengan Pantai Pasir Putih dan Air Terjun Idingen di Sawang.

Jalan masuk menuju wahana Lubuk Indah Gunung Ketek di Samadua pun dipadati kendaraan pengunjung. Sementara itu, di Kota Tapaktuan, sejak hari kedua Lebaran, hotel-hotel mulai penuh dengan kendaraan berplat luar Aceh Selatan.

Ikon wisata Aceh Selatan, Tapak Tuan Tapa, juga sesak dipadati pengunjung dari pagi hingga sore.

Kemacetan juga terjadi di jalur perlintasan Gunung Panorama Hatta menuju lokasi wisata kuliner di Pantai Desa Lhok Rukam dan Pantai Cemara Indah Ujong Batee, Pasie Raja.

Selain itu, kafe-kafe di sepanjang Jalan Nasional turut diramaikan oleh wisatawan yang menikmati libur Lebaran.

Wilayah pesisir Bakongan dan Bakongan Timur, mulai dari Ujong Pulo Rayek hingga Pantai Lhok Jamin, juga menjadi tujuan wisatawan, bahkan beberapa di antaranya menyeberang ke Pulau Dua.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Muchsin, ST, berharap para pelaku wisata dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung agar mereka membawa kesan baik dan berkeinginan kembali berwisata ke Aceh Selatan.

Ia juga mengimbau para wisatawan untuk menjaga kearifan lokal, menghormati budaya setempat, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Sebagaimana himbauan Bupati Aceh Selatan, masyarakat diingatkan untuk berlebaran dengan minim sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan styrofoam, serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Dengan demikian, keindahan destinasi wisata Aceh Selatan dapat tetap terjaga pasca-libur Lebaran, sesuai dengan tagline pariwisata “Aceh Selatan Ceudah” yang berarti benar-benar indah selamanya,” kata Muchsin, Kamis (3/4/2025)***