Krusial | Surabaya — Guna memastikan kesiapan pos pengamanan dan pelayanan selama Operasi Ketupat Semeru 2025, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto dan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin.

Jajaran forkopimda Jatim Mengawali titik peninjauan dengan melakukan pantauan via udara yang dilanjutkan peninjauan bersama di sejumlah titik strategis mulai pelabuhan ASDP Ketapang, Command Center Kantor Pelabuhan ASDP Ketapang, dan Pos Terpadu Idul Fitri 2025 di Ketapang.

Sementara untuk Kabupaten Ngawi tepatnya pada titik pemantauan di Rest Area KM 575 A Ngawi, Khofifah bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya langsung meninjau pos pelayanan yang berada di sisi luar dan pintu masuk Rest Area KM 575 A.

Selanjutnya team bersama rombongan menuju ke Kabupaten Ngawi tepatnya pada titik pemantauan di Rest Area KM 575 A Ngawi, Khofifah bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya langsung meninjau pos pelayanan yang berada di sisi luar dan pintu masuk Rest Area KM 575 A.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, seusai meninjau Pos Pelayanan, rombongan bergerak menuju titik area istirahat para pemudik.

“Dalam Kesempatan itu, saya dimanfaatkan berinteraksi kepada masyarakat dari luar yang akan masuk ke Jawa Timur,” kata khofifah kepada awak media Jum’at (28/3/205)

Ditempat yang sama Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pengamanan Operasi Ketupat 2025.

“Kami ingin memastikan kesiapan personel dalam melayani masyarakat yang mulai meningkat aktivitas mudiknya, baik melalui moda transportasi darat, laut, maupun udara. Sinergi dan kolaborasi antara TNI-Polri serta Forkopimda menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus mudik,” kata dia.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa pihaknya telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pos-pos yang sudah disediakan. Jika merasa lelah, silakan beristirahat di tempat yang telah disiapkan, lengkap dengan fasilitas kesehatan, tempat istirahat, hingga layanan bengkel,” tambahnya.

Terkait dengan kondisi di Pelabuhan Ketapang, Kapolda Jatim menjelaskan telah disiapkan Buffer Zone guna mengantisipasi penumpukan kendaraan, terutama karena adanya perayaan Nyepi di Bali.

“Kami telah mensosialisasikan bahwa penyebrangan akan dihentikan sementara untuk menghormati umat Hindu yang melaksanakan Nyepi. Dengan adanya koordinasi yang baik, kami berharap arus lalu lintas bisa berjalan lancar setelah penyebrangan kembali dibuka,” jelasnya.

Kapolda juga menegaskan bahwa jajarannya akan terus melakukan pemantauan di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk hingga perbatasan barat di Ngawi.

“Kami pastikan seluruh personel siap dalam mengawal kelancaran mudik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, pungkasnya. (Prayitno)