Krusial | Sidoarjo — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M terlihat ribuan calon pemudik berjubel di Terminal Purabaya. Namun, Terminal Tipe A Purabaya memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28-30 Maret 2025. Pada H -3 dan H- 2 jumlah penumpang diperkirakan mencapai 73 ribu orang per hari.

Kepala Humas Terminal Purabaya, Sarah Abigail, menyampaikan sementara hari ini tepatnya H-7 Lebaran, ada sekitar 32 ribu penumpang yang memadati Terminal Purabaya di bagian kedatangan dan keberangkatan.

“Terminal Purabaya sudah menyiapkan 900 sampai 1.000 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sudah kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik,” ujar Sarah saat dikonfirmasi krusial Selasa (24/3/2025).

Menurut Sarah, pihaknya juga telah melakukan persiapan untuk memastikan kelancaran hingga keamanan arus mudik

“kami juga berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo yang turut mendirikan posko pengamanan di lokasi yang sama. Selain itu, kami melakukan giat patroli dan pendirian posko pelayanan untuk memantau, mengawasi, dan menangani keluhan penumpang,” terangnya.

iapun menambah terkait destinasi yang paling banyak diminati untuk perjalanan AKDP masih didominasi oleh beberapa kota di Jawa Timur.
“Rute yang ramai untuk AKDP adalah tujuan Blitar, Malang, Tulungagung, Trenggalek, Bojonegoro, Tuban, dan Nganjuk,” tambahnya.

“Namun, untuk perjalanan AKAP, pemudik lebih banyak memilih destinasi luar provinsi seperti Yogyakarta, Semarang, Cilacap, dan Jakarta,” imbuhnya.

Pihaknya juga menyampaikan himbauan di masa angkutan Lebaran ini, untuk pemudik yang menggunakan moda transportasi bus di Terminal Purabaya agar berhati-hati dalam membeli tiket perjalanan.

“Untuk calon pemudik kami sarankan membeli tiket langsung di loket pembelian tiket di terminal, pending machine, lounge di ruang tunggu lantai 1, maupun di dalam bus, atau agen perjalanan online terpercaya,” imbaunya.

Untuk informasi rute dan jam keberkatan, bagi para penumpang yang membutuhkan bantuan selama berada di terminal dapat menghubungi petugas.

“Jika mengalami kesulitan dan butuh bantuan bisa bertanya kepada petugas berseragam dinas Kementerian Perhubungan atau menghubungi media sosial WhatsApp Center Terminal Purabaya,” pungkasnya. (Prayitno)