Krusial | Lumajang — Koperasi lumbung Rukun Tani kembali menjadi sorotan publik, temuan sejarah Lumajang tentang sejarah koperasi cukup mengejutkan. Sebab, Desa Rowokangkung pernah memiliki koperasi lumbung Rukun Tani tahun 1930 sampai 1940-an. Satu-satunya koperasi yang diklaim pertama kali muncul di Lumajang.

Menurut Bupati Lumajang, Indah Ampera Wati menceritakan, di salah satu halaman buku memuat foto sejumlah warga saat memasukkan padi pada koperasi lumbung Rukun Tani, di Desa Rowokangkung. Fakta sejarah itu dimuat dalam buku 10 tahoen koperasi karangan RM Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto.

“Foto tentang koperasi yang didirikan pertama kali di Lumajang. saya kira sejarah ini tidak banyak masyarakat Lumajang yang tahu, saat itu, tertulis, memasukkan padi pada koperasi lumbung Rukun Tani di Desa Rowokangkung, Lumajang,” kata Bupati Lumajang kepada krusial senin (17/3/2025.

Melihat tulisan tersebut, saya cukup kaget tentang adanya koperasi yang terletak di salah satu desa di Lumajang. Iapun teringat saat zaman Presiden Suharto, yang menjadikan Lumajang sebagai daerah yang terdapat lumbung pangan nasional.

Menurut Indah, Hal itu terbukti dengan catatan sejarah yang tertulis di buku karangan RM Margono Djojohadikusumo, sejarah tersebut terjadi saat kepemimpinan Presiden Suharto. Dima saat itu, Lumajang memiliki produksi hasil pertanian yang sangat melimpah.

“Seiring dengan tujuan keinginan Presiden RI, bahwa Indonesia harus menjadi swasembada pangan di tahun 2026, tentu saya sebagai Bupati Lumajang, mengajak semua para petani di Lumajang, kita kembalikan marwah Lumajang sebagai lumbung pangan nasional,” pungkasnya.(Prayitno)