Krusial | Aceh Selatan — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM), Banda Aceh, mengeluarkan peringatan dini tentang prakiraan cuaca yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Pantauan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM menunjukkan bahwa peringatan dini hujan dengan intensitas tinggi berlaku untuk periode 15-16 Maret 2025. Beberapa daerah yang berpotensi terkena hujan tinggi meliputi:
- Kabupaten Aceh Jaya, meliputi Kecamatan Pasie Raya, Panga, dan Krueng Sabe
- Kabupaten Pidie, terutama di Kecamatan Mane dan Geumpang
- Kabupaten Aceh Barat, meliputi Kecamatan Sungai Mas, Pante Ceureumen, Panton Reu, dan Woyla Timur
- Kabupaten Aceh Tengah, meliputi Kecamatan Rusip Antara
- Kabupaten Nagan Raya, meliputi Kecamatan Beutong, Darul Makmur, dan Seunagan Timu
- Kabupaten Gayo Lues, terutama di Kecamatan Teragon
- Kabupaten Aceh Barat Daya, meliputi Kecamatan Blang Pidie, Tangan-tangan, Babah Rot, dan Kuala Bate
- Kabupaten Aceh Selatan, meliputi Kecamatan Labuhan Haji Barat, Labuhan Haji, Labuhan Haji Timur, Meukek, Sawang, Samadua, Tapaktuan, dan Kluet Tangah
- Kota Subulussalam, meliputi Kecamatan Penanggalan dan Simpang Kiri
- Kabupaten Aceh Singkil, meliputi Kecamatan Suro Makmur, Simpang Kanan, dan Danau Paris
Kecepatan curah hujan yang diprediksi berkisar antara 151-300 MM. Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh Selatan, Zainal A, menyampaikan bahwa masyarakat harus selalu siaga bila terjadi bencana hidrometeorologi atau permasalahan banjir.
“Perlu diwaspadai bahwa hujan dengan intensitas tinggi dapat berdampak pada banjir di wilayah bantaran sungai atau wilayah daratan rendah, daerah hilir, serta tanah longsor untuk wilayah daratan tinggi,” kata Zainal pada Minggu (16/3/2025).
“Selalu waspada terhadap potensi banjir untuk daerah aliran sungai, wilayah hilir, dan bahkan bisa terjadi banjir bandang. Lebih waspada terhadap potensi tanah longsor untuk wilayah pegunungan atau wilayah lereng,” tandasnya.***
Tinggalkan Balasan