Krusial | Malang — Giat Pertemuan Silaturahmi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Malang, Pertemuan kali ini meliputi PWRI SE Koord Pagak, pertemuan ajang silaturahmi yang bertempat di rumah Bpk.Hadi Wiyono di Kecamatan Donomulyo.
Hadir Dalam giat kali ini, Pengurus Besar PWRI Pusat Drs, Palogo Balianto, MM Ketua PWRI Kabupaten Malang Drs Bambang Subiyanto, Ketua PWRI Kecamatan Donomulyo MA. Hadi Wiyono, beserta jajaran, hadir juga Ketua PWRI Kecamatan Pagak, Kecamatan Bantur Kecamatan Gedangan Kecamatan Kalipare dan beserta Jajaranya.
Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) merupakan tempat berkumpulnya para purna Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, pengurus dan anggotanya adalah insan-insan yang sudah pernah terlibat dan berkiprah, memberi sumbangsih dan jasa yang besar, khususnya bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
“Keberadaan PWRI Kabupaten Malang di tengah-tengah masyarakat memberikan manfaat yang besar, terutama sebagai media bagi para pensiunan untuk kembali membina kekompakan guna melanjutkan Dharma Bakti kepada masyarakat, bangsa dan negara. Walaupun seluruh pengurus dan anggota PWRI sudah masuk pada kategori lanjut usia, namun anggota PWRI masih terus berkontribusi melalui ide-ide kreatif dan inovatifnya,” kata Ketua PWRI Kabupaten Malang Drs Bambang Subiyanto kepada Krusial Minggu ( 23/2/2025).
Sebab, lanjut Bambang pengurus PWRI merupakan purna ASN yang memiliki pengalaman, kompetensi, kapasitas dan kapabilitas sangat luar biasa ketika masih aktif sebagai ASN dan bertugas di Kabupaten Malang. Mampu berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun negeri Bhineka Perkasa Jaya.
PWRI adalah contoh nyata bentuk pengabdian tiada batas dari para senior purna ASN dalam memberi kontribusinya bagi masyarakat. Untuk itu, bagi ASN yang masih aktif harus menjadikan para purna ASN sebagai teladan, serta contoh dalam bekerja dan berkarya.
Melihat betapa besar dan pentingnya peranan PWRI, maka sudah menjadi tugas besar bagi PWRI untuk melakukan berbagai perencanaan program kerja secara kontinu dan meningkat. Terlebih, di tengah tantangan perubahan zaman yang kian hari semakin kompleks, yang mengharuskan tidak hanya sekadar memperkuat dan melestarikan apa yang telah ada, tapi lebih dari itu harus mampu melahirkan gagasan dan langkah baru, guna memantapkan PWRI ke depan.
“Ini adalah ajang silaturahmi, momen penting, yang tujuan utamanya untuk mengevaluasi program kerja dan kegiatan dengan memperhatikan keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan program kerja PWRI. Agar kegiatan yang akan dilakukan ke depannya bisa meningkat, serta peranan PWRI dan manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” Pungkasnya
Ditempat yang sama Ketua PWRI Kecamatan Donomulyo MA Hadi Wiyono berharap PWRI dapat terus berdaya dan berkarya. Menurutnya cinta tanah air dan berbakti pada bangsa tidak memandang usia.
“Kami merespon beberapa hal, salah satunya manampung ide ide kreatif, dan keluhan dari teman Perwakikan PWRI dari Kecamatan lain, tentunya ini nanti kita sampai langsung kepada PB Pusat,” Jetusnya.
Sementara itu, Hadi Wiyono menambahkan, bahwa organisasi PWRI ini belum banyak diketahui oleh banyak para ASN di Kabupaten Malang, termasuk yang sudah purnatugas. Ia menyampaikan, PWRI adalah organisasi satu-satunya pensiunan yang secara hierarki berjenjang mulai tingkat kecamatan, tingkat kota, tingkat provinsi sampai dengan tingkat pusat.
“Ini adalah awal dari kebangkitan PWRI. Kami berharap ke depan organisasi ini menjadi organisasi tunggal, kuat dan bias memupuk rasa silaturahmi, solidaritas sesama pensiunan. Jangan sampai teman-teman pensiunan berhenti total untuk tidak ada aktivitas. Mari kita refleksikan waktu kita menjadi organisasi sosial yang ada di PWRI,” tutur.
Menanggapi keluhan serta ide ide kreatif dari perwakilan PWRI Kecantikan Donomulyo, Pengrus Besar PWRI Pusat Drs Palogo Subianto MM menyampaikan, pertemuan silaturahmi kali ini akan jadi sejarah, sebab, Menurut Palopo hanya pertemuan PWRI di Kecamatan Donomulyo yang di hadiri Oleh PB Pusat dari Jakarta langsung.
“Mudah mudahan kehadiran saya bisa menjadi penyambung lidah terkait keluhan dari teman teman PWRI yang berada di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang,” tuturnya.
Sekretaris Biro Umum itu mengaku memperoleh banyak pelajaran dan masukan berkaitan dinamika upaya pengembangan organisasi PWRI yang para anggotanya berasal dari para pensiunan ASN.
Diawali dari ungkapan, kepengurusan PWRI Baik di tingkat Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, yang maju mundur , dan masih banyak anggota PWRI yang belum paham tentang AD ART PWRI itu salah satu faktor utama, maka dari itu, pengurus harus proaktif membangun komunikasi yang intensif dan ramah lingkungan kepada pimpinan daerah dan berbagai pihak terkait,” tandasnya.(Prayitno)***
Tinggalkan Balasan