Krusial | Banda Aceh – Muhammad Iswanto, yang sebelumnya sukses menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) di Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, kini melangkah maju untuk mengemban tanggung jawab baru.
Kini, Iswanto resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh.
Dalam acara pelantikan yang digelar di di Anjong Mon Mata, kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, pada Selasa, 21 Mei 2024, Iswanto menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPMPTSP.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimilikinya, Iswanto bertekad untuk meningkatkan kinerja DPMPTSP dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Provinsi Aceh.
“Saya merasa sangat terhormat dan bertanggung jawab atas amanah ini. Saya berkomitmen untuk bekerja keras dan bekerja sama dengan seluruh tim DPMPTSP untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan investor,” kata Iswanto.
Sebagai Kepala DPMPTSP yang baru, Iswanto berkomitmen untuk melakukan berbagai inovasi dan reformasi guna mempermudah proses penanaman modal dan pelayanan terpadu bagi para pelaku usaha dan investor di Aceh. Dengan semangat yang menggebu, Iswanto siap untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Provinsi Aceh melalui optimalisasi sektor penanaman modal.
Muhammad Iswanto menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah baru ini dengan sebaik mungkin, serta siap melaksanakan pesan yang disampaikan oleh Pj Sekda Aceh.
Dia juga menegaskan pentingnya mendukung kesuksesan PON XXI sebagai momentum penting bagi Aceh untuk mempromosikan diri kepada dunia.
Pj Sekda Aceh menekankan pentingnya percepatan dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA), yang saat ini masih di bawah target. Selain itu, Azwardi juga meminta dukungan dari para pejabat yang baru dilantik untuk menyukseskan pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebagai wujud komitmen memajukan bidang olahraga di Aceh.
Selain Muhammad Iswanto, beberapa pejabat lainnya juga mengalami mutasi. Di antaranya adalah M. Syukri bin Muhammad Yusuf yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh, Darmansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Badan Reintegrasi Aceh, T. Aznal Zahri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh, Zulkifli yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Marthunis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Alhudri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Aceh.
Mutasi ini diharapkan dapat memperkuat dan meningkatkan kinerja instansi-instansi terkait dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Aceh ke depan.***
source: Infopublik
Tinggalkan Balasan