Krusial | Aceh Selatan – Seekor harimau Sumatera (panthers tigris Sumatra) yang sempat memangsa ternak kambing warga di Gampong Lawe Buluh Didi, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatanmberhasil masuk perangkap Baalai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), pada Jum’at 02 Februari 2024, karena kehadiran sawa lindung tersebut membuat resah masyarakat setempat.
Kepala BKSDA Aceh melalui staf resort BKSDA Wilayah 16 Tapak Tuan Saifuddin, membenarkan satwa liar yang selama ini meresahkan warga setempat berhasil masuk perangkap yang dipasang di kawasan perkebunan warga Gampong Lawe Buluh Didi.
Saifuddin juga menyebutkan, sebelumnya satwa Harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae) yang masuk perangkap itu sebelumnya terlihat di Gampong Pucuk Lembang, Kecamatan Kluet Timur.
“Benar, harimau yang berhasil kita evakuasi itu harimau yang meresahkan warga di Gampong Lawe Buluh Didi. Nantinya harimau tersebut akan dibawa ke kantor Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Tapaktuan untuk pengecekan kondisi kesehatan oleh tim medis BKSDA Aceh,” sebutnya.
Lebih lanjut, kata Saifuddin, satwa liar dengan nama latin panthera tigris sumatrae itu berjenis kelamin betina, diperkirakan berumur lebih kuran tiga setengah tahun.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih dan mengapresiasi kepada masyarakat, pemerintah Kecamatan serta pihak TNI/Polri yang sudah berkalaborasi dengan mengatasi konflik satwa tersebut,” ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Camat Kluet Timur, Yusri Spd, mengucapkan terima kasih kepada pihak BKSDA Aceh dan semua unsur yang sudah bekerja sama menangani konflik satwa harimau yang terjadi di Gampong Lawe Buluh Didi.
“Dengan kerjasama yang baik kami atas nama pemerintah Kecamatan Kluet Timur, mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak BKSDA Aceh serta tim dan masyarakat sudah bekerjasama untuk menangani konfik satwa yang terjadi di Gampong Lawe Buluh Didi,” demikian pungkasnya.***
Tinggalkan Balasan