Krusial | Meulaboh – Intensitas hujan tinggi beberapa pekan lalu hingga mengakibatkan banjir pada ratusan desa di Aceh Barat, tidak berdampak pada kenaikan harga jual ikan di kabupaten setempat.
Pedagang ikan, Adiza mengatakan, meski hujan terus mengguyur dan banjir melanda permukiman warga pada bulan November dan Desember 2023, tidak menyebabkan para agen atau pedagang untuk menaikkan harga jual ikan.
“Hujan di darat dan di perairan laut tidak berefek pada harga jual, malah harga jualnya sekarang dari berbagai jenis ikan, anjlok total dibanding dua bulan lalu,” kata Adiza kepada Krusial di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Meulaboh, Senin 18 Desember 2023.
Dia menjelaskan, anjloknya harga jual ikan ini telah membuat pedagang ikan menuai berbagai keluhan. Sebab, meski harga yang sudah menurun, ternyata tidak juga meningkatkan daya beli warga sekitar.
Adapun jenis ikan yang mengalami penurunan harga pada bulan Desember 2023 ini, antaranya, ikan tongkol dari harga Rp15 ribu per kilo menjadi Rp8 ribu per kilo, tuna dari harga Rp35 ribu per kilo, turun ke Rp25 ribu per kilo.
Kemudian, dencis dari Rp15 per kilo menjadi Rp8 ribu per kilo. Lalu, ikan lemadang dari Rp15 ribu per kilo, kini menurun diharga Rp10 ribu per kilo. Sedangkan bolo dari Rp55 ribu per kilo menjadi Rp45 ribu per kilo, udang kelong dari harga Rp70 ribu per kilo menjadi Rp50 per kilo.
“Hampir seluruh jenis ikan harganya turun pada Desember 2023 dan harga ikan yang bertahan salah satunya yaitu ikan kakap Rp85 ribu per kilo. Jenis-jenis ikan yang saya sebut tadi, secara umum paling digemari dan dibeli warga, tetapi daya belinya juga tidak meningkatkan,” ujarnya.***
Tinggalkan Balasan