Pidie Jaya – Sebanyak 236 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) resmi memulai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dan KKN Literasi Tahun 2026 di Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Selama satu bulan, mulai 7 Juli hingga 5 Agustus 2026, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat di 33 gampong.
Prosesi penerimaan mahasiswa berlangsung di Aula Kantor Camat Bandar Dua, Selasa (7/7/2026), dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, para keuchik, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KKN.
Camat Mahasiswa KKN Bandar Dua, Syamsul Rizal, mengatakan seluruh peserta berkomitmen menjalankan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
«”Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah gampong dan masyarakat untuk melaksanakan program-program yang telah dirancang sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.»
Koordinator Lokasi (KOSI) KKN USK Kecamatan Bandar Dua, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., menjelaskan bahwa dari total 236 mahasiswa yang ditempatkan di kecamatan tersebut, sebanyak 63 mahasiswa laki-laki dan 173 mahasiswa perempuan.
Menurutnya, mahasiswa disebar ke 33 gampong, terdiri atas 30 gampong pelaksana KKN Reguler dan tiga gampong pelaksana KKN Literasi yang merupakan hasil kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
“Setiap gampong ditempati oleh tujuh hingga sembilan mahasiswa yang didampingi tujuh dosen pembimbing lapangan. Seluruh program kerja telah disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat yang dilakukan sebelum mahasiswa diterjunkan,” jelas Yasar.
Adapun dosen pembimbing lapangan yang bertugas di Kecamatan Bandar Dua adalah Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., Muslim, M.InfoTech., Dr. Novi Indriyani Sitepu, S.H.I., Ratna Mutia Aprilla, S.Kel., M.Si., Adli Waliul Perdana, S.Kel., M.Si., Drh. Arman Sayuti, MP., dan Dewi Andayani, S.Pd., M.Pd.
Ketua Forum Keuchik Kecamatan Bandar Dua, Ismail, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Syiah Kuala yang kembali memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Ia berharap kehadiran mahasiswa mampu memperkuat berbagai program pembangunan di tingkat gampong, termasuk membantu proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang masih terdampak banjir hidrometeorologi pada penghujung tahun lalu.
Sementara itu, Camat Bandar Dua, Saifulli, S.Ag., mengajak seluruh pemerintah gampong memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN agar seluruh program dapat berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar memahami kehidupan sosial masyarakat secara langsung.
«”Pemerintah gampong diharapkan dapat membimbing mahasiswa agar memahami nilai-nilai adat, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan,” katanya.»
Saifulli berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah gampong, dan masyarakat dapat melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kecamatan Bandar Dua.
Sebelumnya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, S.E., M.Ec.Dev., secara simbolis menyerahkan mahasiswa KKN kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya yang diterima oleh Sekretaris Daerah Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.P.H. di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya.
Sehari sebelumnya, Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., melepas sebanyak 2.124 mahasiswa untuk mengikuti KKN Reguler dan KKN Literasi Tahun 2026 yang tersebar di Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.***
Tinggalkan Balasan