Laporan: Safdar.S

Krusial.com| Aceh Selatan – Pelatihan Pengelolaan Hasil Perkebunan kepada ibu rumah tangga yang dilakukan Disnaker Aceh Selatan di gedung pertemuan Kecamatan Kluet Utara, secara resmi ditutup pada Kamis (22/9/2022).

Program pelatihan pengelolaan hasil kebun ini digelar Disnaker Aceh Selatan dengan melibatkan perwakilan ibu rumah tangga di wilayah Kluet Raya, para ibu rumah tangga dan perempuan kreatif di Kluet Raya ini dilatih selama 24 hari agar dapat mengolah hasil perkebunan menjadi produk makanan baru dengan citarasa dan penyajian yang menarik.

Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Selatan, Masriadi, S.STP mengatakan kegiatan tersebut bersumber dari sumber Otsus Aceh atau DOKA, sementara itu, program tersebut merupakan program pelatihan terakhir bersumber Otsus, sebab tahun depan diperkirakan tidak ada lagi program serupa.

” Ibu-ibu sangat beruntung dapat mengikuti kegiatan ini, kami harap melalui pelatihan yang telah ibu-ibu ikuti ini dapat menambah ilmu dan kreativitasnya,” ucap Masriadi.

Masriadi mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya, agar para peserta pelatihan ini dapat terus diberdayakan dan dapat terus berkembang sehingga jadi mandiri baik secara ekonomi maupun kesejahteraan.

” Program ini sudah selesai ibu-ibu ikuti, ini baru awal agar ibu-ibu lebih tergugah untuk berwirausaha,” pesannya.

Menurut Masriadi, potensi alam Kluet Raya yang sangat dominan dengan pertanian dan perkebunan dapat dijadikan para peserta pelatihan untuk memberdayakan potensi diri dengan mengolah hasil perkebunan untuk dijadikan potensi ekonomi.

“Produk itu nantinya dapat dipasarkan di keramaian, karena tujuan dari program ini adalah untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia, khususnya Aceh Selatan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Kluet Tengah, Mukhlis Anwar mengatakan kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan agar dapat meneruskan ilmunya kepada yang lain di tempat tinggalnya.

Mukhlis melanjutkan, dirinya bersama camat lain di Kluet Raya juga akan selalu mendukung dan mendorong para peserta pelatihan untuk terus mandiri dengan melakukan pemberdayaan lebih lanjut.

“Semoga apa yang kita lakukan selama ini diridhai oleh Allah dan mendapatkan keberkahan,” ucapnya.

Sementara itu salah seorang peserta, Siti Munawarah menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pemerintah Aceh Selatan khususnya Disnaker Aceh Selatan atas program pelatihan tersebut, menurutnya dengan adanya pelatihan tersebut banyak ilmu yang didapatkan oleh para perempuan khususnya dalam mengolah hasil perkebunan.

Ia berharap agar ke depan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus melakukan upaya-upaya pemberdayaan perempuan seperti itu, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sekaligus berpengaruh kepada kesejahteraan ekonomi masyarakat.

” Terimakasih kami kepada semua pihak yang telah memberikan pelatihan ini, semoga program seperti ini terus berkesinambungan dan wanita di Aceh Selatan dapat terus diberdayakan,” tutupnya.

Penutupan pelatihan pengelolaan hasil kebun di Kluet Utara ini juga dihadiri perwakilan Bappeda Aceh Selatan, Kasi dan staf Disnaker Aceh Selatan,  Camat Kluet Utara, Misbah.S.Ag, perwakilan Camat Kluet Selatan dan Kluet Timur serta staf Camat Kluet Utara.