Krusial — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutkan bahwa dirinya menerima isyarat kuat Rusia sudah siap berdamai dengan Ukraina.

“Kami menerima surat penting dari Presiden Ukraina, yang mengatakan bahwa kami siap bekerja di bawah Presiden AS untuk perdamaian dan mengenai kesepakatan tentang mineral. Pada saat yang sama, kami menerima sinyal dari Rusia bahwa mereka siap untuk berdamai,” kata Trump.

Surat tersebut dikirim usai Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy usai meninggalkan Gedung Putih dengan tangan kosong. Trump mengusir Zelenskiy karena dianggap tidak sopan setelah berdebat di Oval Office.

“Saya ingin (perang) ini berhenti. Saya bekerja tanpa lelah untuk mengakhiri konflik di Ukraina. Jutaan orang Ukraina dan Rusia terbunuh atau terluka secara sia-sia dalam konflik yang mengerikan dan brutal ini, tanpa akhir yang terlihat,” ujar Trump dalam Sidang Gabungan Kongres, Rabu (5/3/2025).

Akhirnya Trump memerintahkan penghentian sementara pengiriman senjata AS, yang membuat Zelenskiy meminta maaf melalui akun X-nya.

“Bukankah itu indah (perdamaian)? Saatnya menghentikan pembunuhan, menghentikan kegilaan, dan saatnya menghentikan perang,” ujar Trump.***