Krusial.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam perbankan AS yang menyulitkan layanan akses crypto terhadap pelaku usaha hingga individu di sektor tersebut. Ia berencana untuk menandatangani perintah eksekutif yang berisikan debanking.
Menurutnya, para perbankan tersebut diduga telah melakukan praktik debanking. Maksud praktik ini adalah bank-bank tradisional menolak memberikan layanan kepada nasabah berdasarkan keterkaitannya seperti crypto dan pilihan politik mereka tanpa pemberitahuan yang jelas.
“Saya dapat memberitahu anda, karena saya sendiri telah menjadi korban, karena politik saya. Bank-bank besar sangat jahat kepada kami. Dan saya benar-benar berpikir bahwa orang-orang Biden-lah yang menyuruhnya,” ucapnya.
Diketahui, ancaman Trump dapat membahayakan hubungan bank dengan pemerintah federal, terutama akses penjualan obligasi AS. Terlebih, ia sedang berkuasa dan para bank-bank ini takut terhadap regulator, daripada pemimpin bank.
Sebagai informasi, negara-negara bagian AS Texas dan Oklahoma telah memasukan sejumlah nama bank ke dalam daftar hitam yang diduga memboikot suatu perusahaan karena perbedaan politik.***
Tinggalkan Balasan