KRUSIAL.COM, SUKA MAKMUE | TRK – Sayang yang merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya nomor urut 2 tampil memukau dalam debat yang dilaksanakan di Suka Makmue pada Kamis (7/11/2024). Bagaimana tidak, pasangan calon (paslon) ini mampu menyampaikan dan mempertahankan visi misi nya di hadapan kandidat calon yang lain.
Adapun salah satu program mereka yang disanggah oleh salah satu kandidat lain adalah tentang target pendapatan daerah yang mencapai 300 Miliyar. Hal ini dianggap mustahil oleh salah satu kandidat lain, tapi TRK dengan tegas menepis sanggahan tersebut dengan mengatakan target tersebut sama sekali tidak mustahil untuk Kabupaten Nagan Raya. “Hanya Bupati yang doe ulee (dungu) yang beranggapan hal ini mustahil” pungkasnya. Sontak tepuk tangan dari peserta yang hadir menggelegar di seluruh ruangan yang hadir. Target ini dianggap tidak mustahil karena potensi sumber daya alam Nagan Raya yang sangat melimpah.
Selain itu, saat sesi tanya-jawab, salah satu kandidat mempertanyakan kinerja TRK selama beliau menjabat sebagai kepala Bappeda Nagan Raya. Paslon ini menanyakan tentang implementasi pembangunan pasar di Nagan Raya yang tidak terlaksana. Lantas TRK menjawab dengan tenang, “Plan pembangunan pasar ini merupakan project long-term (jangka panjang), ini membutuhkan waktu yang berkelanjutan, lantas saat Bupati (Pemerintahan) mana yang tidak melanjutkan pembangunan ini? Saya rasa kita semua mengerti maksud saya”.
Jawaban ini disambut tepuk tangan dan dukungan yang meriah dari hadirin dan menandakan mereka mengerti Bupati mana yang dimaksud.
Tentunya jawaban seperti ini sangat cerdas dan membuat si penanya kehabisan kata-kata untuk membalas sanggahan dari TRK. Tidak hanya sampai di situ, paslon 2 TRK – Sayang juga mempertanyakan visi-misi dari pasangan calon lain yang dianggap tidak masuk akal dengan memaparkan bahwa masyarakat akan mendapatkan masing-masing 2 hektar lahan.
Lantas TRK menunjukkan data berupa angka luas lahan yang dimiliki oleh masyarakat Nagan Raya dan Hak Guna Usaha (HGU), serta tidak lupa memaparkan sisa lahan yang tersedia. Setelah dihitung, sisa lahan yang tersedia tidak akan cukup jika harus dibagikan ke masing-masing masyarakat.
TRK – Sayang dalam debat ini membawa gagasan yang masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan. Mereka menegaskan dalam debat ini bahwa visi-misi yang diusung terukur, terarah, dan sesuai kemampuan kinerja mereka kedepan. “Bukan masa lalu yang kami sampaikan” ungkapnya.
Pasangan TRK – Sayang diusung oleh partai Golongan Karya (Golkar) dan Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA).
Sebelum maju sebagai calon Bupati, TRK sendiri sudah pernah menjabat sebagai kepala Bappeda Nagan Raya, anggota DPR Aceh, dan Wakil Ketua DPR Aceh. Sementara itu wakilnya Raja Sayang juga sudah berpengalaman dengan menduduki kursi DPR Nagan Raya.
Debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya ini diselenggarakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Nagan Raya di Gedung Alun-alun Suka Makmue.
Tinggalkan Balasan