Krusial.com | Aceh Selatan– Personil Koramil 09/Trumon Tengah Kodim 0107/Aceh Selatan cepat tanggap terhadap terjadinya kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kembali terjadi di Wilayah Kecamatan Trumon. Terpantau, lahan perkebunan masyarakat di beberapa titik dalam Kecamatan Trumon yakni di Desa Seunebok Jaya, Ujung Tanoh dan Teupin Tinggi kembali terjadi kebakaran.

Mengetahui hal tersebut, Personil Koramil 09/Trumon Tengah bersama petugas BPBD dari personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Trumon dan Trumon Tengah langsung ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar lahan perkebunan masyarakat.

Danramil 09/Trumon Tengah Kapten Inf Endang Ruhiyat dalam laporannya mengatakan, dari tiga titik lokasi kebakaran lahan tersebut, dua diantaranya sudah dapat di padamkan.

“Di satu titik lagi yakni desa Ujung Tanoh api masih belum dapat diatasi dikarenakan luas lahan yang luas dan bergambut,”ujarnya.

Danramil melanjutkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemadaman esok hari.

“Kondisi hari sudah gelap, maka pemadaman akan kita lanjutkan besok pagi,”pungkas Kapten Inf Endang.

Kejadian kebakaran lahan itu diduga sengaja dibakar oleh pemiliknya yang akan digarap untuk ditanami jagung dan sawit. Dari kejadian ini, Danramil 09/Trumon Tengah kembali menekankan kepada masyarakat untuk Stop melakukan pembakaran lahan, karena dampak dari Karhutla itu dapat merusak lingkungan.

“Berulang kali kita himbau kepada warga, agar arif dan bijaksana dalam membuka lahan perkebunan. Jangan sampai tindakan kita itu merugikan orang lain dan juga merusak ekosistem sekitar,” tutup Danramil.

Senada dengan itu, diwawancarai terpisah, Kalaksa BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, A.SE , M.Si mengimbau agar masyarakat menghindari teknik pembukaan lahan dengan cara membakar.

” Selain dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, serta merusak lingkungan, tindakan ini juga dapat memicu gangguan kesehatan masyarakat, mari kita sadar atas polusi yang ditimbulkan akibat dari sebuah kebakaran tersebut,” ucapnya.