Krusial — Saham di Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi dengan indeks S&P 500 mencapai rekor baru di 6.144,15 poin, pada perdagangan Rabu (19/2/2025).
Kenaikan ini kala investor mencerna pengumuman tarif 25% terbaru dari Presiden Trump dan kebijakan moneter Federal Reserve. Indeks lainnya seperti Nasdaq dan Dow Jones juga mengalami kenaikan sekitar 0,1%.
Kebijakan Moneter dari rapat Fed di bulan Januari menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat mendukung kebijakan yang ketat di tengah kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut.
Mereka juga mencatat bahwa suku bunga dapat dipertahankan pada level restriktif jika ekonomi tetap kuat dan inflasi tinggi, namun ada kemungkinan pelonggaran jika kondisi pasar tenaga kerja memburuk.
Di sisi perdagangan, kebijakan tarif Trump menjadi perhatian utama investor. Ancaman tarif baru terhadap mobil, chip, dan farmasi diumumkan, dengan tarif 25% akan berlaku pada semua produsen mobil asing mulai 2 April.
Sementara itu. Trump sebelumnya juga mengumumkan tarif global 25% untuk impor baja dan aluminium yang akan berlaku pada 12 Maret 2025.
Meskipun ada kekhawatiran mengenai tarif, saham-saham di berbagai sektor tetap menunjukkan performa yang kuat. Investor tampaknya optimis meskipun ada potensi dampak negatif dari kebijakan perdagangan agresif.
Kenaikan S&P 500 menunjukkan pasar tetap resilien meskipun ada tantangan, memberikan sinyal positif untuk masa depan investasi di AS.***
Tinggalkan Balasan