Krusial.com — SLB YBSM Banda Aceh berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum pada ajang School Contest Literacy and Numeracy atau Kontes Literasi dan Numerasi Antar Sekolah yang diselenggarakan oleh Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) Aceh di SD Negeri Lam Awe, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lima sekolah binaan YKMI Aceh, yakni SD Negeri Lam Awe, SD Negeri Lam Pageu, SD Negeri Lambaro Neujib, SD Negeri Garot Leupung, serta SLB YBSM Banda Aceh yang menjadi satu-satunya Sekolah Luar Biasa (SLB) peserta dalam kompetisi tersebut.
Kepala SLB YBSM Banda Aceh, Asmahani, S.Pd., mengatakan pihaknya mengirimkan 10 peserta didik untuk mengikuti empat cabang perlombaan, yakni baca puisi, bermain peran, menyusun puzzle, dan gelar karya.
“Meski berkompetisi dengan sekolah reguler, kami tetap optimistis. Prinsip kami adalah melawan diskriminasi melalui prestasi,” ujar Asmahani.
Ia menjelaskan, kontes tersebut mempertandingkan enam cabang lomba, yaitu tulis baca, bermain peran, baca puisi, menyusun puzzle, gelar karya, dan ranking satu. Namun, SLB YBSM hanya mengikuti empat cabang perlombaan.
Hasilnya, seluruh cabang yang diikuti berhasil meraih juara pertama sehingga mengantarkan SLB YBSM Banda Aceh sebagai juara umum.
Pada cabang baca puisi, juara pertama diraih oleh Khairati. Sementara cabang bermain peran dimenangkan oleh tim yang terdiri atas M. Aidil, Nurul Nafisah, M. Furqan Rayyan, dan Muhammad Muzafar.
Prestasi serupa juga diraih pada cabang menyusun puzzle melalui Arya Rehan Fikri dan M. Aldiansyah Putra. Adapun cabang gelar karya dimenangkan oleh tim yang diperkuat Syakila Azzahra, M. Zakiyatul Annas, dan Dika Akbar Fahreji.
“Dengan meraih juara pertama di empat cabang lomba yang diikuti, SLB YBSM Banda Aceh dinobatkan sebagai juara umum,” kata Asmahani.
Ia mengapresiasi dedikasi para guru pendamping yang telah membimbing dan melatih peserta didik hingga mampu menorehkan prestasi membanggakan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan pembinaan terhadap peserta didik agar mampu bersaing dalam berbagai ajang kompetisi di masa mendatang.
Asmahani juga menyampaikan terima kasih kepada YKMI Aceh dan Muslim Aid atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memberikan ruang bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki kesempatan menunjukkan prestasi dan mengembangkan potensinya,” pungkasnya.***
Tinggalkan Balasan