Krusial.com – Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Tahun Anggaran 2026, Resimen Parakrama Pradhana pengiriman Polda Aceh, menggelar bakti sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di Jalan Bhayangkara, Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter calon perwira Polri agar tidak hanya memiliki kemampuan profesional dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu hadir secara humanis di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa SIP diajak mengasah empati, solidaritas dan kepekaan terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.
Paket sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bagi para siswa, kegiatan itu juga menjadi bagian dari proses pembelajaran nilai-nilai pengabdian yang nantinya menjadi bekal ketika menjalankan tugas sebagai perwira Polri.
Calon Perwira Dituntut Humanis
Salah satu perwakilan Polda Aceh, Siswa Romar Dinata, mengatakan bakti sosial tersebut merupakan bentuk komitmen calon perwira untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan nilai-nilai empati dan kepekaan sosial. Sebagai calon perwira, kami dituntut tidak hanya menjadi insan Bhayangkara yang profesional dalam penegakan hukum, tetapi juga sosok yang humanis, responsif, serta memiliki kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar,” ujar Romar.
Menurutnya, semangat Resimen Parakrama Pradhana mendorong seluruh siswa menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian penting dari proses pendidikan.
Nilai kepedulian tersebut diharapkan tidak berhenti selama mengikuti pendidikan SIP, tetapi terus melekat ketika para siswa nantinya menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Romar menambahkan, kemampuan seorang perwira tidak hanya diukur dari aspek profesionalitas dalam menjalankan tugas, tetapi juga dari kemampuannya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Warga Sambut Positif
Kehadiran siswa SIP pengiriman Polda Aceh mendapat sambutan hangat dari masyarakat Gunung Puyuh.
Warga mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan para calon perwira melalui penyaluran bantuan sembako tersebut. Bantuan dinilai tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menunjukkan pentingnya membangun kedekatan antara calon aparat penegak hukum dengan masyarakat.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai bahwa tugas kepolisian pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga pelayanan, perlindungan dan pengabdian kepada masyarakat.
Warga berharap para siswa SIP dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik hingga dilantik menjadi perwira Polri yang profesional, amanah, humanis dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat.***
Tinggalkan Balasan