Siaran Pers Lembaga Administrasi Negara RI
Minggu, 19 April 2026
tentang
Dorong Akselerasi SDGs, LAN Selenggarakan Konferensi Internasional
Mengukuhkan perannya sebagai motor penggerak pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Lembaga Administrasi Negara (LAN) bersinergi dengan Program Managing Global Governance (MGG) yang merupakan bagian dari German Institute of Development and Sustainability (IDOS) akan menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk “Systemic Impact through Transformative Training”, di Jakarta pada 19-23 April 2026.
Joint conference ini diposisikan bukan sekadar sebagai forum diskusi, melainkan sebagai ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan antarnegara yang dibangun atas nilai bersama, yaitu mendorong terciptanya dampak nyata.
Kegiatan ini menjadi respons terhadap tantangan global dalam mewujudkan Agenda Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) 2030, yang menuntut peningkatan kinerja aparatur negara melalui penguatan kapasitas dan kompetensi guna menghadapi perubahan dan kompleksitas tantangan ke depan.
Keberhasilan pembangunan berkelanjutan sangat bergantung pada keterlibatan aktif ASN di seluruh level kebijakan. ASN tidak hanya berperan menerjemahkan Agenda PBB tersebut ke dalam konteks nasional, tetapi juga bertanggung jawab dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi kebijakan agar menghasilkan manfaat yang konkret dan berdampak bagi masyarakat.
Hal ini menjadi tujuan utama pelatihan di sektor publik saat ini yang masih menghadapi tantangan dalam membuktikan sejauh mana program-program pelatihan di bidang administrasi publik tersebut mampu membentuk keterampilan transformatif yang relevan dengan kompleksitas isu keberlanjutan dan menjawab kebutuhan publik.
Melalui konferensi ini, LAN mengambil langkah proaktif untuk menjembatani kesenjangan tersebut.
Mengedepankan pertukaran pengetahuan internasional, LAN menginisiasi platform yang mempertemukan berbagai sekolah administrasi publik nasional dan praktisi kerjasama pembangunan dari negara-negara selatan global (Global South), di antaranya Brasil, Afrika Selatan, Tiongkok, India, dan Meksiko. Agenda ini juga menggandeng United Nations System Staff College (UNSSC) serta berbagai lembaga pelatihan di Indonesia. Melalui forum ini, para peserta akan membedah teori perubahan, mengeksplorasi konsep dampak dalam inisiatif pembelajaran, serta meninjau pendekatan evaluasi yang efektif dalam pengembangan kapasitas.
“Harapan kami, ruang ini dapat memperkuat ekosistem pembelajaran yang relevan dan berorientasi hasil, sehingga peningkatan kompetensi aparatur berkontribusi langsung pada kualitas kebijakan dan layanan publik.” tutupnya.
Kegiatan ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu penggerak utama dalam agenda pengembangan kapasitas sektor publik di tingkat global, melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak 2018 antara LAN dan IDOS.
Sebelumnya, kolaborasi ini telah menghasilkan berbagai forum internasional, termasuk konferensi di Cape Town (2024) dan Hamburg (2025), yang menyoroti pentingnya digitalisasi berkelanjutan dan kompetensi multi pemangku kepentingan dalam administrasi publik.
Forum ini akan mempertemukan institusi terkemuka dunia yang berasal dari berbagai lembaga pemerintah, organisasi internasional, dan juga akademisi, diantaranya;
  • The National Institute of Public Administration (Lembaga Administrasi Negara/LAN)
  • German Institute of Development and Sustainability (IDOS)
  • Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM)
  • Centro de Gestión y Cooperación Internacional para el Desarrollo (CGCID)
  • Institute for Sustainable Development Goals of Tsinghua University (TUSDG)
  • Instituto Mora, Mexican Ministry for Science, Innovation and Technology
  • National School of Government
  • Quality Council of India (QCI)
  • College of Humanities and Development Studies, China Agricultural University
  • Escola Nacional de Administração Pública – ENAP
  • Indian Institute of Foreign Trade, Delhi
  • Palmer Development Group (PDG Consulting)
  • China Agricultural University
  • The Government of Jharkhand
  • Zhejiang Normal University
  • Department of Social Development and Welfare, Universitas Gadjah Mada
Melalui penyelenggaraan konferensi ini, LAN berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam pengembangan kapasitas sektor publik di tingkat global. Selain itu, forum ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan strategis serta praktik terbaik dalam menciptakan pelatihan yang transformatif dan berdampak sistemik bagi pembangunan berkelanjutan.
Profil LAN
Lembaga Administrasi Negara merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang didirikan pada tahun 1957 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1957 yang kemudian mengalami beberapa kali penyesuaian dan saat ini berpedoman pada Peraturan Presiden nomor 93 Tahun 2024.
Profil IDOS
The German Institute of Development and Sustainability (IDOS) merupakan salah satu lembaga think tank terkemuka di bidang pembangunan dan kerjasama internasional di dunia. Berada di bawah wewenang Federal Ministry for Economic Cooperation and Development, Jerman dan Pemerintah Negara Bagian North Rhine-Westphalia, kegiatan IDOS mencakup penelitian, masukan kebijakan, dan pelatihan dengan menjembatani teori dan praktik. IDOS mengembangkan konsep-konsep kebijakan yang relevan, memberikan masukan pada kementerian, pemerintah, dan organisasi internasional, serta merespons isu-isu kebijakan terkini.***