Krusial — MicroStrategy, yang kini dikenal sebagai Strategy, mengalami penurunan harga saham hingga 11,41%, ditutup pada US$250,51 pada Selasa (25/2/2025). Angka ini lebih tinggi jika dilihat sejak awal tahun ini mencapai 28%.

Salah satu faktornya dipicu oleh anjloknya harga Bitcoin yang turun ke level terendah yakni US$86.050. Sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar, volatilitasnya sangat memengaruhi nilai saham perusahaan.

Pendiri Strategy Michael Saylor, baru-baru ini membeli 20.356 Bitcoin senilai US$2 miliar. Namun, Analis Miles Deutscher mencatat rasio kapitalisasi pasar saham terhadap kepemilikan Bitcoin turun dari 3,4 menjadi 1,6.

Penurunan ini juga memperumit upaya perusahaan mengumpulkan dana tambahan melalui penerbitan saham untuk membeli Bitcoin lebih banyak.

Jika harga Bitcoin tidak segera pulih, investor cenderung enggan membayar lebih dari nilai intrinsik aset digital tersebut, sehingga dapat membatasi ruang gerak keuangan yang dimiliki Strategy.

Korelasi erat antara harga saham MSTR dan Bitcoin telah menjadi subjek perdebatan. Platform analisis seperti The Kobeissi Letter mencatat decoupling atau pelepasan korelasi ini mulai terlihat sejak sebulan terakhir, menambah tantangan perusahaan dalam mempertahankan strateginya.***