Krusial.com — Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) terpantau banyak dijual asing pada sesi I perdagangan, Jumat (27/2/2026).
Menurut data Stockbit, saham BIPI terpantau bergerak anjlok 3,87% ke harga Rp 298 pada sesi I perdagangan hari ini.
Saham Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) terpantau banyak dijual asing dengan mencatatkan net sell, pada sesi I perdagangan hari ini. Aksi jual ini yang membuat harga saham BIPI anjlok.
Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 1,38 miliar saham BIPI ditransaksikan, dengan frekuensi 46,11 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 409,4 miliar.
Data Stockbit mengungkap, saham BIPI banyak dijual asing posisi kedua pada jeda siang ini, dengan mencatatkan net sell asing dari segi volume paling banyak.
Saham BIPI membukukan jual bersih asing sebanyak 48.190.900 saham. Saham BIPI sendiri parkir di harga Rp 310.
Ini melanjutkan dari perdagangan kemarin, Kamis (26/2/2026), saham BIPI terpantau banyak dijual asing atau net sell asing mencapai Rp 69,21 miliar.
Adapun belum lama ini, Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan PT Indogas Kriya Dwiguna terkait kerja sama penyaluran gas bumi dari PT Indogas Kriya Dwiguna kepada BIPI guna mendukung kegiatan pengolahan liquefied natural gas (LNG) melalui fasilitas mini LNG plant.
Nota kesepahaman ini berlaku selama 1 tahun. PT Indogas Kriya Dwiguna sendiri merupakan entitas yang memiliki kesepakatan kerja sama dengan anak usaha Energi Mega Persada (ENRG).***
Tinggalkan Balasan