Krusial.com — Sorot kamera mengarah ke layar raksasa yang menampilkan wajah-wajah muda penuh semangat. Mereka adalah para insinyur di bawah 35 tahun yang menjadi tulang punggung proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen.

Presiden Prabowo Subianto berdiri tegak, lalu memberikan penghormatan militer sempurna sebagai bentuk apresiasi tertinggi dalam peresmian hybrid proyek energi terbarukan, Kamis (26/6/2025).

“Saya tidak bisa menyembunyikan kebanggaan melihat anak-anak muda kita mengelola proyek sekompleks ini,” ujar Presiden dengan suara bergetar haru. Di layar terpampang video dokumentasi tim geologi muda Pertamina Geothermal Energy yang bekerja 24 jam di lereng gunung berapi, memantau suhu reservoir mencapai 240°C. “Mereka adalah bukti bahwa SDM Indonesia tidak kalah dengan negara mana pun.”

Acara yang digelar secara hybrid dari Istana Negara dan 15 lokasi proyek ini menjadi panggung penghargaan bagi berbagai pihak. Presiden secara khusus memuji Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang disebutnya “motor penggerak tanpa lelah”. “Bahlil dan tim ESDM bekerja tanpa pamrih, seringkali sampai larut malam hanya untuk memastikan proyek ini tepat waktu,” tutur Prabowo sambil menunjukkan foto-foto kunjungan mendadak menteri ke lokasi proyek di pelosok Papua.

Tak kalah menyentuh adalah momen ketika Presiden menyebut satu per satu nama mitra strategis. “Kepada ExxonMobil di Blok Cepu, Chevron di geothermal, Siemens Gamesa di proyek angin – terima kasih atas kepercayaan Anda. Kolaborasi ini adalah contoh sempurna win-win solution,” ucapnya dalam bahasa Inggris lancar. Data di layar menunjukkan 78 persen tenaga kerja di proyek-proyek tersebut adalah anak muda Indonesia di bawah 35 tahun.

Sorotan khusus diberikan kepada tim riset Universitas Gadjah Mada yang berhasil mengembangkan teknologi binary cycle untuk PLTP skala kecil. “Merekalah yang memungkinkan kita membangun pembangkit di desa-desa terpencil,” jelas Presiden sambil memperlihatkan prototype yang sudah diuji coba di Flores.

Di akhir sambutan, Prabowo mengumumkan program “Energy Leaders of Tomorrow” – beasiswa S2 untuk 500 pemuda Indonesia di bidang energi terbarukan. “Ini investasi kita untuk masa depan. Tahun 2060 saat net zero emissions, merekalah yang akan memimpin,” tandasnya disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir secara virtual.

Momen paling mengharukan terjadi ketika secara spontan seluruh insinyur muda di 15 lokasi proyek serentak mengucapkan Sumpah Pemuda versi energi: “Kami putra-putri Indonesia, siap menggerakkan negeri dengan energi bersih dan inovasi tanpa henti!” Suara mereka bergema mengukuhkan komitmen generasi muda dalam transisi energi Indonesia.***