Krusial.com — Salah satu pemegang saham PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) mengurangi porsi sahamnya dalam transaksi yang berlangsung pekan lalu (15/1/2026). Pelepasan saham itu membuat porsi saham publik naik menjadi 34,67%.

Mengutip keterbukaan informasi pada Jumat (23/1/2026), PT Edi Indonesia, Biro Administrasi Efek ITMA, menyampaikan bahwa PT Fersindo Nusa Jaya (FNJ) melepas 1,85% sahamnya. Kepemilikannya pun turun menjadi 11,85%, dari sebelumnya 13,70%.

Di sisi lain, PT Trukindo Persada Sejahtera (TPS) menambah porsi sahamnya di ITMA dan saat ini memiliki 6,51% saham. TPS sebelumnya hanya memiliki 6,04% saham di emiten sektor energi ini.

Sementara pemegang saham terbesar ITMA saat ini adalah PT Astrindo Nusantara, yang menguasai 41,9% saham. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham emiten ini yakni, Konsorsium Halim Jusuf.

Jumlah pemegang saham ITMA saat ini 1.272 investor, bertambah 20 investor dalam sebulan.

Seiring pengumuman perubahan struktur kepemilikan itu, harga saham ITMA terkoreksi 1,32% atau 30 poin menjadi Rp2.240 per lembar hingga pukul 10.04 WIB hari ini.

Namun dalam sepekan ini, harga saham ITMA naik 13,99% atau 275 poin dan sebulan naik 15,17% atau 275 poin.***