Krusial.com — Polres Probolinggo Kota akhirnya menangkap satu dari empat pelaku perampokan di Kota Probolinggo. Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa pekan, pelaku berinisial AS terpaksa ditembak di bagian kaki karena melawan saat hendak ditangkap. Ia diketahui sebagai otak perampokan yang menyasar rumah pasangan suami istri, Mohamad Tholib dan Nike Kuswantini, di Jalan Srikaya, Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok.
Dalam aksinya, pelaku dan tiga rekannya tidak hanya mencuri sepeda motor matik, tetapi juga melukai korban dengan senjata tajam. Aksi brutal ini sempat menggegerkan warga sekitar. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, menyebutkan bahwa tim buser melacak AS yang bersembunyi di rumah kerabatnya di Desa Patokan, Kecamatan Bantaran. Saat hendak ditangkap, AS melawan sehingga petugas menembak kaki kanannya.
Rico menambahkan bahwa motif pelaku adalah ekonomi, dan identitas tiga pelaku lainnya sudah diketahui serta saat ini masih dalam pengejaran. “Setelah korban melapor, kami langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan, dan pelaku berhasil kita tangkap. Untuk tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya, pelaku yang kita tangkap dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar AKBP Rico Yumasri pada Sabtu (2/8/2025).
Selain kasus ini, Polres Probolinggo Kota juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) lainnya di wilayah hukum mereka. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.***
(PRAYITNO)
Tinggalkan Balasan