Krusial.com — PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) membantah isu initial public offering (IPO) anak usahanya yang bergerak di sektor tambang emas, PT Intam.
Corporate Communication Grup Barito Pacific, Angelin Sumendap mengatakan PT Intam untuk saat ini masih belum memiliki rencana untuk melantai di BEI. Melainkan sedang berfokus terhadap eksplorasi pertambangan emas di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
“Terkait rumor IPO anak usaha CUAN, sampai saat ini, untuk PT Intam yang merupakan anak usaha CUAN, masih belum ada rencana untuk IPO,” kata Angelin kepada Bloomberg Technoz, Kamis (17/7/2025)
Angelin menegaskan bahwa PT Intam saat ini sedang berfokus melakukan eksplorasi di daerah Lenangguar, Sumbawa, NTB. Area tersebut juga merupakan bagian area konsesi perusahaan.
“PT Intam sendiri merupakan anak usaha CUAN yang berfokus pada eksplorasi cadangan dan deposit emas,” katanya.
CUAN baru saja melakukan beberapa aksi korporasi, yakni melakukan stock split saham dan mendirikan anak usaha baru yang bergerak di sektor pembangkit tenaga listrik, yakni PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI).
Persetujuan untuk melakukan stock split telah disetujui oleh para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 30 Juni 2025 lalu dengan rasio 1:10. Usai stock split, saham CUAN yang semula senilai Rp200/saham menjadi Rp20/saham.
Soal pendirian anak usaha baru, Sekretaris Perusahaan Petrindo, Robertus Maylando Siahaya mengatakan PT VDEI telah resmi didirikan pada 10 Juli 2025 lalu dan telah disahkan secara hukum melalui akta notaris.
“Petrindo memiliki 9.999 saham atau 99,99% dari total saham VDEI, dengan nominal sebesar Rp9,9 miliar,” ujar Robertus.
VDEI akan berfokus pada lini bisnis pembangkit tenaga listrik, sebuah langkah strategis untuk mendukung diversifikasi usaha CUAN dari bisnis utamanya di sektor tambang batu bara.***
Tinggalkan Balasan