Krusial.com — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini kembali naik. Setelah pada Rabu kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,49 persen ke level 6.881.
Penurunan IHSG pada hari Rabu disertai net sell (jual bersih) oleh investor asing sebesar Rp386 miliar. Sementara itu, Kamis pagi IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 6.908.
“Hari ini ada ruang bagi IHSG untuk rebound atau menguat kembali. Pergerakan IHSG di level resistansi antara 6.900-6.923 dan level support antara 6.850-6.811,” kata Senior Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Kevin Juido Hutabarat, Kamis (3/7/2025).
Bursa saham global sampai Rabu kemarin ditutup bervariasi karena sejumlah isu global. Bursa saham Wall Street AS menguat, sedangkan bursa saham di kawasan Asia cenderung melemah.
“Wall Street meningkat usai Trump mengumumkan kesepakatan dagang AS dan Vietnam. Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi didukung oleh kenaikan saham teknologi,” ujar Kevin
Indeks S&P 500 menguat 0,47 persen dan Nasdaq Composite naik 0,94 persen. Sedangkan Dow Jones turun 0,02 persen. Kabar kesepakatan dagang mendorong optimisme pasar setelah Trump memposting pengumuman tersebut di platform Truth Social.
Kesepakatan tersebut mencakup pengenaan tarif impor sebesar 20 persen terhadap barang dari Vietnam. Saham Nike, yang memproduksi sekitar setengah sepatunya di Vietnam dan Tiongkok, naik empat persen merespons kabar tersebut.
Di sisi lain, investor menantikan laporan nonfarm payrolls (data tenaga kerja nonpertanian) yang akan dirilis pada hari Kamis. Ekspektasi memperkirakan data pemerintah AS menunjukkan pertambahan 110 ribu pekerjaan pada Juni.
Sementara di Asia, bursa saham cenderung melemah pada Rabu kemarin. Penyebabnya, investor mencermati komentar terbaru dari Ketua The Fed Jerome Powell.
“Jerome Powell pada Rabu pagi mengatakan The Fed akan memangkas suku bunga. Tetapi bukan karena inisiatif tarif Presiden AS Donald Trump,” ucap Kevin menutup analisisnya.***
Tinggalkan Balasan