Krusial — Gedung Putih mengungkapkan penjualan Bitcoin (BTC) oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) di masa lalu telah mencatatkan kerugian US$17 miliar atau setara Rp277,6 triliun. Kepala Bidang Artificial Intelligence (AI) dan Crypto Gedung Putih David Sacks menyebut ada lebih dari 195.000 BTC yang dijual seharga US$366 juta.
Jika Bitcoin tersebut tetap disimpan, nilainya kini akan mencapai lebih dari US$17 miliar. Sacks mendapatkan informasi ini melalui chatbot Grok, setelah melakukan pencarian mengenai sejarah penjualan Bitcoin pemerintah.
Pernyataan ini disampaikan dalam lembar fakta yang menjelaskan pembentukan cadangan Bitcoin strategis melalui perintah eksekutif Presiden Donald Trump. Dalam dokumen tersebut dinyatakan bahwa penjualan prematur Bitcoin telah mengakibatkan kerugian signifikan bagi masyarakat.
Dalam pernyataan di KTT crypto Gedung Putih, Jumat (7/3/2025) waktu setempat, Trump mengkritik penjualan Bitcoin yang dilakukan selama Pemerintahan Presiden AS ke-46 Joe Biden. Ia menegaskan mulai sekarang, Pemerintah AS tidak akan menjual aset tersebut.
“Sayangnya, pemerintah AS telah menjual puluhan ribu Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir, yang kini bernilai miliaran dolar. Penjualan ini sebagian besar terjadi di bawah pemerintahan Biden, menjelang pelantikan Trump, yang sebelumnya mempertimbangkan cadangan Bitcoin strategis,” ujar Trump.
Dengan langkah ini, Trump berkomitmen untuk mengubah cara pemerintah mengelola Bitcoin yang dimiliki, memastikan bahwa aset tersebut akan disimpan sebagai penyimpan nilai dan tidak akan dijual di masa depan.***
Tinggalkan Balasan