Krusial.com — Desainer Bram Patria Yoshugi menjadi pemenang sayembara logo HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tahun ini. Ia mengharapkan, logo tersebut digunakan masyarakat secara kreatif untuk menyemarakkan semangat kemerdekaan.
Bram menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam memaknai kemerdekaan melalui simbol visual yang inklusif.
Logo dirancang fleksibel agar dapat dikreasikan tanpa mengurangi makna dan identitas nasional.
“Kita berharap logo bisa dipakai masyarakat dan dirayakan dengan kreatif dan dibandingkan sebelumnya, logo bisa dikreasikan. Bisa dilihat buku pedoman bagaimana cara berkreasi menggunakan logo, kita mendorong masyarakat berkreasi menggunakan logo,” kata Bram dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Rabu (23/7/2025).
Ia menjelaskan proses perancangan melibatkan 14 orang sejak awal Juni hingga rampung akhir Juli. Timnya juga menyusun pedoman resmi agar publik memahami cara penggunaan logo yang benar.
“Waktunya cukup padat, perancangan logo sekitar tiga mingguan. Adapun dibantu tim adalah pembuatan pedoman, dimana cara pakai logo yang efektif dan baik, ada 14 orang,” ucapnya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meresmikan tema dan logo HUT Ke-80 Kemerdekaan RI secara nasional.
Ia menyebut desain tersebut sebagai karya anak bangsa dan simbol pemersatu seluruh elemen masyarakat.
Presiden menjelaskan, filosofi angka delapan dan nol yang saling terhubung membentuk lambang tak terhingga.
Makna itu mencerminkan semangat persatuan yang abadi dan tidak pernah terputus oleh waktu.
“Desain logo HUT ke-80 RI juga merupakan karya anak bangsa sebagai simbol pemersatu. Secara filosofis desain ini menampilkan bentuk angka delapan dan nol yang saling terhubung tanpa ujung dan tidak terputus infinity,” kata Presiden.
Ia menegaskan, bentuk tersebut menjadi lambang kedaulatan dan cita-cita kemajuan bangsa yang berkelanjutan. Kepala Negara juga mengharapkan, momentum ini memperkuat solidaritas untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera.
“Bentuk ini melambangkan persatuan sebagai dasar dari kedaulatan, adalah manifestasi kesejahteraan rakyat. Upaya menggapai cita-cita bangsa menuju Indonesia maju yang tak pernah putus,” ujarnya.***
Tinggalkan Balasan