Krusial.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan, peringatan dini terkait ombak gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Informasi BMKG ini penting bagi para pelaut, karena berlaku hingga 18 Juli 2025 mendatang.
Prakirawan BMKG Dyah Ayu mengungkapkan, kecepatan angin di wilayah utara Indonesia bisa mencapai 30 knot. “Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata bagian utara,” ucap Dyah dalam keterangan tertulis, Selasa (15/7/2025).
Gelombang 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Sumatera hingga selatan Jawa dan Bali. BMKG menyebut risiko juga muncul di perairan selatan NTB dan Selat Karimata bagian utara.
Sementara gelombang 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi di Laut Natuna Utara, Laut Bali, Laut Banda, serta Laut Arafuru. Kondisi ini juga meliputi Selat Makassar, Selat Malaka bagian utara, dan Laut Maluku.
BMKG mengimbau, kepada para nelayan untuk mewaspadai angin di atas 15 knot dan gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang harus waspada bila angin lebih dari 16 knot dan gelombang 1,5 meter.
Sementara ferry perlu bersiaga jika gelombang tembus 2,5 meter disertai angin di atas 21 knot. Kapal pesiar dan kargo juga diminta memantau angin lebih dari 27 knot dan ombak setinggi 4 meter.***
Tinggalkan Balasan