Krusial.com — Kepala SD Negeri 1 Pecontohan Karang Baru, Nurdin, kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Tamiang untuk periode 2025–2030.

Ini merupakan kali kedua Nurdin dipercaya memimpin organisasi profesi guru tersebut, setelah sebelumnya menjabat pada periode 2020–2025. Terpilihnya kembali Nurdin dinilai sebagai bukti atas kontribusi dan kinerjanya dalam memajukan PGRI di Aceh Tamiang.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Konferensi Daerah ke-23 PGRI Aceh Tamiang yang berlangsung secara demokratis, tertib, dan lancar di Aula FN Cafe dan Resto, Kampung Dalam, Sabtu (25/4/2026).

Konferensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PGRI Provinsi Aceh, Al Munzir, serta seluruh pengurus PGRI Kabupaten Aceh Tamiang dan 11 pimpinan cabang PGRI tingkat kecamatan.

Kegiatan ini juga dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, yang turut dihadiri unsur Muspida, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tamiang, Bakhtiar, M.Pd.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ismail menekankan pentingnya sinergi antara guru dan pemerintah daerah dalam membangun kualitas pendidikan.

“Sinergitas antara guru dan pemerintah daerah sangat penting untuk menjalin kemitraan dalam membangun pendidikan. Salah satu poin yang kami izinkan adalah penggunaan seragam PGRI setiap hari Rabu bagi seluruh guru,” ujarnya yang disambut antusias peserta.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Aceh, Al Munzir, menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi sempat tertunda dari jadwal semula pada akhir 2025 akibat bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang.

Ia mengapresiasi kinerja pengurus PGRI sebelumnya yang dinilai sigap dalam menghadapi dan memulihkan kondisi pascabencana.

“Kami mengapresiasi kerja keras pengurus PGRI Aceh Tamiang, terutama dalam penanganan pascabencana banjir bandang yang dapat dilalui dengan baik,” ujarnya.

Nurdin, dalam sambutannya usai terpilih, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PGRI Aceh Tamiang.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pengurus dan pimpinan cabang PGRI di setiap kecamatan. Mari kita bersama-sama membesarkan rumah PGRI ini untuk berbuat yang terbaik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kementerian Agama, Cabang Dinas Pendidikan, serta PGRI Provinsi Aceh yang selama ini telah bersinergi dengan baik.

“Berkat dukungan semua pihak, PGRI Aceh Tamiang dapat berjalan dengan baik dengan tujuan utama memperjuangkan aspirasi guru di daerah ini,” tambahnya.

Selain memilih ketua, konferensi tersebut juga menetapkan jajaran pengurus lainnya, termasuk wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, wakil bendahara, serta koordinator berbagai bidang organisasi.***