Krusial.com – Maraknya kasus penculikan anak hingga berbagai kasus ini membuat orang tua semakin resah, namun jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar karena belum tentu hal tersebut adalah sebuah kebenaran.
Bijak dan waspada, bukan hanya menyebar kepanikan!. Pemuda yang terduga mencurigakan sempat dihajar masyarakat sebelum diamankan ke kantor polisi, konon dirinya sedang mengiming-imingi bocah dengan memeberikan sebuah permen di lingkungan sekitar sekolahan, namun naas aksi tersebut dengan mudah diketahui oleh warga sehingga kejadian penculikan tersebut bisa dengan mudah dihalangi.
“Tujuanmu itu apa? Memberi permen kepada anak, jika kamu macam-macam saya akan manggil warga untuk mengeroyok kamu,” ucap salah satu warga yang menemui pemuda tersebut hingga akhirnya pemuda tersebut lar ketakutan meninggalkan lingkungan.
Namun sangat disayangkan, ternyata warga sudah siap sedia didepan mata untuk menghajar pemuda tersebut hingga wajahnya penuh dengan luka amukan dari warga.
Sementara itu salah satu sekolah dasar di kecamatan Kuburaya Kalimantan Barat memperketat penjemoutan kepada siswa serta siswinya, siswa yang hendak pulang tidak di izinkan keluar area sekolah sebelum dijemput oleh orang tua atau salah stau dari keluarga.
Dugaan upaya penculikan sebelumnya nyaris menimpa siswi saat pulang sekolah, korban membenarkan, tanganya sempet ditarik untuk naik ke dalam mobil. Maraknya aksi penculikan anak memang membuat resah, namun jangan beri ruang untuk informasi hoaks yang beredar.
Vidio bocah sekolah dasar di tanggamus lampung yang mengaku ditarik ini sempat rame di grup pembicaraan, entah melalui media apapun termasuk dalam jaringan teknologi yang sudah semakin berkembang ini, namun belakangan dipastikan bahwa berita itu tidak benar adanya.
“Di kampung ini aman dan tidak ada orang yang mencuigakan,” begitulah tanggapan warga ketika salah satu liputan tv mewawancarainya.
Walaupun Demikian kita harus tetap waspada dan juga hati-hati, karena memang kasus penculikan pada anak ini memang benar adanya. Tentu kita tidak ingin kalua anak kita menjadi korban keserakahan penculik tersebut.
Mayarakat di tuntut untuk bijak dengan informasi yang tersebar dengan cara jangan mudah meyakinininya dan menimbulkan kepanikan. Tetap waspada!
Tinggalkan Balasan