Krusial.com | Aceh Selatan – Pria bernama lengkap Muhammad Taufik Zass S.H.,M.Kn, merupakan bakal calon (balon) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Aceh Selatan.
Taufik digadang-gadang sebagai calon terkuat dalam pemilihan ketua PWI Aceh Selatan yang akan berlangsung pada Konferensi Cabang (Konfercab) ke-III PWI Aceh Selatan, yang akan berlangsung di Aula Dinas Pariwisata, Tapaktuan, pada Selasa 17 Januari 2023 mendatang.
Pria bernama lengkap Muhammad Taufik Zass ini lahir di Desa Lhok Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, merupakan anak ketujuh dari tujuh bersaudara pasangan Zakaria Saman dan Cut Rohani.
Selain berprofesi sebagai wartawan, pria yang dikenal ramah dan mudah bergaul ini juga tercatat sebagai Advokat yang saat ini tergabung dalam organisasi Peradi dibawah kepemimpinan Dr. Luhut MP Pangaribuan, S.H. LLM. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Anggota Luar Biasa (ALB) Ikatan Notaris Indonesia (I.N.I).
Semasa kuliah, selain aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), ia juga aktif diorganisasi Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI), disamping magang di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh yang waktu itu dibawah Kepemimpinan Asiah Uziah SH.
Setahun magang di KontraS Aceh, pada tahun 2007 ia bergabung sebagai wartawan di Harian Aceh. Setelah tamat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh pada tahun 2008, ia diterima dan bergabung sebagai wartawan di Harian Serambi Indonesia.
Tiga tahun bertugas Mabes Harian Serambi Indonesia di Banda Aceh, pada tahun 2010 ia dimutasi sebagai wartawan di Biro Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya dan pada tahun 2012 kembali dimutasi sebagai wartawan Serambi Indonesia untuk wilayah kerja Aceh Selatan.
Sambil berkerja, pria yang juga salah seorang pendiri Perkumpulan Lembaga Bantuan Hukum Jendela Keadilan Aceh (LBH-JKA) ini terus meningkatkan kompetensi diri dengan melanjutkan pendidikan di jenjang strata dua (S2) pada program studi Magister Kenotariatan di Sumatera Utara.
Sehingga tak ayal, selain punya pengalaman di bidang Jurnalistik, ayah dari empat orang anak ini juga berpengalaman di bidang hukum terutama menyangkut penanganan Perkara Perdata, Pidana, Ketenagakerjaan dan persoalan hukum yang berkaitan dengan Pers. Oya, selain itu ia juga pernah menjadi Staf Publikasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Aceh semasa Pimpinan Anwar Yusuf Ajad.
Bahkan, selain sebagai salah seorang pendiri Perkumpulan LBH-JKA, pria kelahiran Abdya berdarah Pidie – Trumon ini namanya juga tergabung dalam salah Firma Hukum terkenal dan terbesar di Medan, Sumatera Utara, yakni Law Office Adi Mansar, Guntur Rambe & Partner.
Atas dasar Pendidikan dan pengalaman kerja, sebagian kalangan menilai Taufik Zass bakal mampu memperkuat dan membesarkan organisasi PWI di Aceh Selatan, terutama di bidang advokasi dan peningkatan SDM bagi seluruh anggotanya.(*)
Tinggalkan Balasan