Krusial.com – Sebanyak lima guru SMA Negeri 1 Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, berhasil memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Pembina Tingkat I (IV/b) menjadi Pembina Utama Muda (IV/c).
Kelima guru tersebut merupakan tenaga pendidik perempuan yang berhasil meraih pangkat IV/c setelah melalui serangkaian proses administrasi mulai dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Aceh Selatan, Dinas Pendidikan Aceh, Badan Kepegawaian Aceh (BKA), hingga memperoleh pengesahan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala SMA Negeri 1 Tapaktuan, Kurnaidi MPd, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan lima guru senior tersebut.
“Kelima orang guru ini meraih pangkat Pembina Utama Muda (IV/c) setelah melalui berbagai proses administrasi yang ketat, baik di Cabdisdik Aceh Selatan, Dinas Pendidikan Aceh, BKA, maupun BKN sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan,” ujar Kurnaidi, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, kenaikan pangkat ke golongan IV/c merupakan pencapaian yang tidak mudah bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya bagi guru yang bertugas di daerah.
“Pada umumnya, banyak ASN hanya mencapai pangkat IV/a dan tertinggi IV/b. Karena itu, pencapaian ini tentu menjadi sesuatu yang sangat membanggakan,” katanya.
Adapun lima guru SMA Negeri 1 Tapaktuan yang berhasil naik pangkat menjadi Pembina Utama Muda (IV/c), yakni:
- Tasmiati SPd, guru Bahasa Inggris;
- Siti Zalekha SSi, guru Fisika;
- Ida Irhami SAg MA, guru Pendidikan Agama Islam;
- Cut Syamsimar SPd, guru Sejarah;
- Dra Cut Haiah, guru Sejarah.
Kurnaidi menjelaskan, kelima guru tersebut merupakan guru senior yang telah lama mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan berkontribusi mencerdaskan generasi muda di SMA Negeri 1 Tapaktuan.
“Ini merupakan capaian yang luar biasa bagi guru SMA Negeri 1 Tapaktuan yang telah berhasil mencapai pangkat Pembina Utama Muda atas dedikasi mereka selama ini,” ujarnya.
Ia juga mendorong para guru yang belum memasuki masa pensiun untuk terus berjuang meningkatkan karier hingga mencapai golongan IV/d, bahkan memperoleh penghargaan pangkat IV/e saat memasuki masa pensiun.
“Tidak mustahil untuk meraih IV/d, sehingga ketika memasuki masa pensiun nanti bisa mendapatkan penghargaan dari pemerintah berupa pangkat IV/e, yang merupakan pangkat tertinggi bagi seorang PNS atau ASN,” kata mantan Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan itu.
Kurnaidi menegaskan, sebagai kepala sekolah dirinya berkomitmen memberikan kenyamanan bagi guru dan tenaga kependidikan, termasuk dalam mendukung pengembangan karier dan proses kenaikan pangkat.
“Memastikan pengembangan karier serta kenaikan pangkat guru dan tenaga kependidikan tepat waktu merupakan salah satu tanggung jawab saya selaku kepala sekolah,” ucap peraih penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Provinsi Aceh tersebut.
Ia berharap kenaikan pangkat yang diraih lima guru senior itu dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik, khususnya guru-guru muda, untuk terus berkarya dan mengabdi di dunia pendidikan.
“Semoga kenaikan pangkat ini menjadi motivasi bagi seluruh guru SMA Negeri 1 Tapaktuan untuk terus berkarya dan mengabdi tanpa mengesampingkan kebutuhan maupun kepentingan pribadi,” pungkasnya.***
Tinggalkan Balasan