Krusial — Syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender hijriah yang tiba setelah bulan Rajab dan sebelumnya hadirnya Ramadan. Di bulan ini umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan.

Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah puasa Syaban 2025.

Mengacu kalender hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Syaban 1446 Hijriah jatuh pada Jumat, 31 Januari 225 dan berlangsung selama 29 hari.
Puasa Syaban termasuk salah satu amalan sunnah yang dianjurkan selama bulan Syaban berlangsung.

Puasa yang hukumnya sunnah ini juga bisa digabungkan dengan qadha puasa Ramadhan yang tertinggal.

Lantas, kapan jadwal puasa Syaban 2025 lengkap niat, tata cara, dan keutamaannya? Berikut Disway.id telah merangkumnya.

1 Syaban 2025 Jatuh pada Tanggal?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025 terbitan Kementerian Agama RI, akhir dari bulan Rajab bertepatan pada 20 Januari 2025.

Jadwal Puasa Syaban 2025

Amalan ini dapat dilakukan kapan pun kecuali di hari yang dilarang oleh Allah Swt untuk berpuasa.

Dikutip dari NU, jumlah puasa Syaban tidak dirinci secara pasti yang membuat berbagai ulama memiliki pandangan masing-masing.

Ada hadits yang menjelaskan terkait jumlah puasa di bulan Syaban sebagaimana yang diriwayatkan dari Aisyah r.a.: “Rasulullah SAW sering berpuasa sehingga kami katakan, ‘Beliau tidak berbuka’; beliau juga sering tidak berpuasa sehingga kami katakan, ‘Beliau tidak berpuasa’; aku tidak pernah melihat Rasulullah saw menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan; dan aku tidak pernah melihat beliau dalam sebulan (selain Ramadhan) berpuasa yang lebih banyak daripada puasa beliau di bulan Sya’ban’.” (Muttafaqun ‘Alaih dengan redaksi riwayat Muslim).

Ada pula Riwayat lain yang menjelaskan bahwa puasa Syaban bisa dilakukan sebanyak-banyaknya. Meski begitu, tidak diperkenankan dilakukan selama sebulan penuh karena mendekati akhir Syaban menjelang Ramadan terdapat larangan untuk berpuasa.

لَا تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلَا يَوْمَيْنِ إِلَّا رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ

Artinya, “Jangan kamu dahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang mempuasakan puasa tertentu, maka ia boleh meneruskan puasanya”. (Hadits shahih redaksi riwayat Bukhari Nomor 1781 dan Muslim Nomor 1812. Teks hadis riwayat al-Bukhari).

Mengacu penjelasan tersebut, umat muslim bisa mengerjakan puasa Syaban 2025 sebanyak-banyaknya dengan menghindari berpuasa di 1-2 hari sebelum Ramadan 2025 tiba.

Puasa Syaban dapat kerjakan sebanyak-banyakya selama bulan tersebut, kecuali 1-2 hari sebelum Ramadan 2025 tiba.

Sementara itu, ada puasa sunnah Senin Kamis, puasa Ayyamul Bidh, dan puasa Daud.
Puasa Senin dan Kamis dapat dikerjakan seperti bulan-bulan lainnya.

Sementara, puasa Ayyamul Bidh dikerjakan selama tiga hari dalam bulan Syaban, yakni tanggal 13, 14, dan 15 bulan hijriah.

Kemudian, puasa sunnah Daud bisa diamalkan dengan cara selang-seling, mengerjakan sehari berpuasa dan hari berikutnya tidak.

Merujuk Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, berikut jadwal puasa Syaban 2025.

  • Jumat, 31 Januari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Sabtu, 1 Februari 2025
  • Minggu, 2 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Senin, 3 Februari 2025 (puasa sunnah Senin)
  • Selasa, 4 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Rabu, 5 Februari 2025
  • Kamis, 6 Februari 2025 (puasa sunnah Daud, puasa sunnah Kamis)
  • Jumat, 7 Februari 2025
  • Sabtu, 8 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Minggu, 9 Februari 2025
  • Senin, 10 Februari 2025 (puasa sunnah Daud, puasa sunnah Senin)
  • Selasa, 11 Februari 2025
  • Rabu, 12 Februari 2025 (puasa sunnah Daud, puasa sunnah Ayyamul Bidh)
  • Kamis, 13 Februari 2025 (puasa sunnah Kamis, puasa sunnah Ayyamul Bidh)
  • Jumat, 14 Februari 2025 (puasa sunnah Daud, puasa sunnah Ayyamul Bidh)
  • Sabtu, 15 Februari 2025
  • Minggu, 16 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Senin, 17 Februari 2025 (puasa sunnah Senin)
  • Selasa, 18 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Rabu, 19 Februari 2025
  • Kamis, 20 Februari 2025 (puasa sunnah Daud, puasa sunnah Kamis)
  • Jumat, 21 Februari 2025
  • Sabtu, 22 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Minggu, 23 Februari 2025
  • Senin, 24 Februari 2025 (puasa sunnah Daud, puasa sunnah Senin)
  • Selasa, 25 Februari 2025
  • Rabu, 26 Februari 2025 (puasa sunnah Daud)
  • Kamis, 27 Februari 2025
  • Jumat, 28 Februari 2025

Berikut niat puasa Syaban 2025

Niat Puasa Syaban

نَوَيْتُ صَوْمَ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma Sya’ban sunnatal lillahi ta’aala.
Artinya: “Saya niat berpuasa Syaban karena Allah Ta’ala.”

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa’ala.”

Artinya: “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Niat puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi taa’ala.”
Artinya: “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ البَيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

“Nawaitu shauma ayyaamil biidhi sunnatan lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah yaumul bidh (hari putih) karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Daud

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً اللَّه تَعَالَى.

“Nawaitu shauma daawuda sunnatan lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Puasa Syaban 2025

Dikutip NU Online, Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitab Nihâyatuz Zain fi Irsyâdil Mubtadiîn menjelaskan di antaranya keutamaan puasa Syaban adalah mendapatkan syafaat Rasulullah saw pada hari kiamat kelak karena Rasulullah saw menyukai ibadah puasa Syaban.

Alasannya adalah karena bulan Syaban merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah.
Rasulullah saw dalam hadits yang diriwayatkan Aisyah r.a. memiliki kebiasaan puasa saat memasuki bulan Syaban.***