Krusial | Aceh Selatan – Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Kota Bahagia Wilayah Lhoktapaktuwan siap memenangkan pasangan Mualem-Dek Fad sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh serta pasangan Tgk.Amran-Akmal (AMAL) sebagai calon Bupati dan wakil bupati Aceh Selatan pada Pilkada mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Duek Pakat yang dihadiri seluruh anggota KPA Sagoe Kota Bahagia, Jum’at Malam, 13 September 2024.

Hadir dalam kegiatan tersebut Alfa Rahman (Agen) dari DPP PA, Juwandra (Wan Marinir) Wakil Panglima Wilayah Lhoktapaktuwan, Pang Sagoe Kota Bahagia Marwan, mantan Panglima Lhoktapaktuan yang juga anggota DPRK Dapil 6 Irhafa Manaf dan anggota KPA lainnya.

Pang Sagoe Kota Bahagia Marwan kepada Krusial mengatakan acara Duek Pakat tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi untuk mendukung dan memenangkan pasangan Mualem-Dek Fad dan pasangan Amran -Akmal di Pilkada 2024 mendatang.

“Duek Pakat ini kita lakukan untuk menyamakan persepsi dalam rangka memenangkan Mualem- Dek Fad sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta Tgk.Amran- Akmal, AH sebagai calon Bupati dan wakil bupati Aceh Selatan,” kata Marwan.

Lebih lanjut,Marwan menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan konsolidasi internal untuk menguatkan barisan dalam upaya memenangkan pasangan yang diusung oleh Partai Aceh (PA) di Kota Bahagia khususnya dan Aceh Selatan pada umumnya.

“Insyaallah pasangan Mualem-Dek Fad dan pasangan Tgk.Amran -Akmal,AH semakin hari semakin bertambah banyak dukungan dari masyarakat,” ujar Marwan.

Menurut Marwan, saat ini seluruh Sagoe yang ada di Kabupaten Aceh sedang melakukan konsolidasi internal untuk memenangkan pasangan yang maju dari Partai Aceh (PA).

Begitupun, Marwan mengajak seluruh masyarakat Aceh Selatan agar mendukung dan memilih Mualem – Dek Fad dan Tgk.Amran- Akmal, AH pada hari pemungutan suara nanti.

“Mari bersama kita sukseskan Pilkada dan menangkan Mualem -Dek Fad sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta Tgk. Amran – Akmal, AH sebagai Bupati dan wakil bupati Aceh Selatan,” tutup Marwan.***