Krusial.com | Aceh Selatan – Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Gampoeng Ujong Padang, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa, 08 Agustus 2023.

Adapun peristiwa tersebut terpantau melalui Aplikasi Hostpot KLHK SIPONGI di WMK Bakongan, lebih tepatnya di Gampong Ujong Padang.

Tak hanya itu, Akibat dari kebakaran hutan dan lahan ini mengakibatkan proses pemadaman api memerlukan waktu selama tiga hari.

Kebakaran yang cukup luas ini juga menyebabkan gumpalan asap yang tebal, serta titik sumber api juga belum diketahui pasti dikarenakan lahan gambut, serta diselimuti angin yang kencang.

Bhabinkamtibmas Poksek Bakongan serta personil Pos Damkar -PB 05 Bakongan melakukan koordinasi dengan Babinsa dan Koramil Bakongan untuk melakukan penyisiran dengan roda dua, karena kendaraan Armada Damkar tidak memiliki akses yang di lalui menuju lokasi Karhutla.

Setelah beberapa saat dilakukan penyisiran, ditemukan lokasi Karhutla sesuai dengan titik api berdasarkan aplikasi hostpot.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, H. Zainal, A. SE, M.Si, mengatakan, diperkirakan luas kebakaran mencapai 1,5 Ha kebun sawit yang sudah di tanami. Pos Damkar -PB 05 Bakongan mengambil langkah penanganan pemadaman menggunakan mesin Nozzele serta memanfaatkan air parit sekitar lahan yang terbakar.

“Waktu yang hampir menjelang malam, mengakibatkan penanganan harus dihentikan sementara waktu dan di lanjutkan pada esok harinya,” kata Zainal.

Pemadaman kembali dilakukan pada hari Minggu dilokasi yang sama di Desa Ujong Padang, Kecamatan Bakongan lanjutan kejadian hari Sabtu, 5 Agustus 2023 kenarin.

Adapun lahan yang terbakar pada hari pertama Sabtu seluas 1,5 Ha nobertambah di hari kedua Senin seluas 1 Ha, penanganan yang sudah dilakukan oleh petugas Gabungan Damkar -PB, TNI, dan Polri berhasil memadamkan 1,5 Ha lahan yang terbakar. Dan masih menyisakan lahan terbakar lebih kurang seluas 1 hektar, dan masih akan dilakukan upaya pemadaman kembali pada esok paginya dikarenakan waktu hampir larut malam yang tidak memungkinkan melakukan pemadaman api.

Pada Senin, 7 Agustus 2023 pagi, Pos Damkar -PB yang dibantu TNI dan Polri kembali melakukan pemadaman di lokasi yang sama, lahan yang terbakar pada hari pertama dengan luas 1,5 Ha bertambah menjadi 3 Ha, di hari ketiga lebih kurang akibat dari cuaca yang panas yang disertai hembusan angin yang cukup kencang dan sudah dilakukan penanganan oleh petugas Gabungan Damkar -PB, TNI dan Polri dan sudah berhasil di padamkan lebih kurang 2 Ha lahan yang terbakar. Adapun luas lahan yang terbakar bisa bertambah karena tiupan angin.