Krusial | Jakarta – Fenomena judi online (judol) tidak hanya menjadi masalah individu, melainkan sudah merembet ke banyak pihak. Kriminolog UI, Josias Simon mengatakan, dampak judol juga mempengaruhi orang-orang di sekitar pelaku, terutama keluarganya.

“Judi online ini sudah merambah ke semua lini masyarakat, dan dampaknya sangat besar. Mulai dari segi sosial ekonomi hingga kehidupan keluarga,” kata Josias, pada Rabu, 13 November 2024, dikutip PRO3 RRI,

Ia menyoroti, masalah regulasi yang belum jelas terkait pemberantasan judol.

Menurutnya, harus ada solusi cepat dan efektif, dengan memperbaiki komunikasi antar pemerintah dan masyarakat.

“Terkait regulasi, kita butuh solusi yang lebih cepat dan efektif. Komunikasi antar pemerintah dan masyarakat harus berjalan baik, serta perlunya platform baru yang dapat mengatasi persoalan judi online,” ucapnya.

Penyelesaian masalah ini, menurutnya, memerlukan kolaborasi antar berbagai sektor, termasuk pemerintah, kepolisian, dan lembaga pendidikan.

Ia menuturkan, hanya dengan sinergi tersebut, solusi komprehensif untuk mengatasi masalah ini bisa tercapai.

“Penyelesaian masalah ini bukan hanya tergantung pada satu pihak saja, baik itu pemerintah, polisi, maupun lembaga pendidikan. Semua harus bergerak bersama,” ujarnya.

Terakhir, ia menyarankan regulasi yang jelas dan transparansi dalam penutupan situs judi online untuk memudahkan pemahaman masyarakat. Dengan pendekatan terstruktur, masalah judi online bisa diatasi lebih efektif dan efisien.***