Krusial.com | Jakarta – Organisasi Mahasiswa Aceh se – Jabodetabek menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, acara tersebut berlangsung di Wisma Mahasiswa Aceh FOBA, Jakarta Selatan, Minggu (18/12/2022).

Hampir seribu Diaspora masyarakat Aceh se jabodetabek baik para Mahasiswa dan Masyarakat umum tampak antusias menghadiri Maulid SAW tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Para tamu undangan yang hadir secara khusus itu yang pertama adalah perkumpulan beberapa organisasi mahasiswa Aceh Jabodetabek seperti KALAM Foba, IMPAS, IMAPA, IKAMAPA Bogor, IMTR Bogor, Saman UI dan Formad.

Selanjutnya adalah para tamu undangan dari diaspora masyarakat Aceh yang tergabung dalam paguyuban Taman Iskandar Muda (PP TIM Cabang se Jabodetabek) juga dari jajaran pejabat pemerintahan dan masyarakat sekitar secara umum.

Pada momentum yang mulia ini panitia pelaksana juga menyerahkan paket bantuan santunan kepada 22 orang anak yatim sekitar FOBA.

Ketua Umum FOBA, Maimun Ramli, SH mengatakan, “Aceh sekarang itu sangat identik dengan 3 istilah yaitu Kopi, Mie Aceh dan Ganja. Harusnya kita sebagai kaum intelektual sadar dan optimis bahwa istilah itu hanyalah sebuah stereotipe orang-orang luar Aceh kepada kita, kedepannya marilah kita sama-sama membangun citra dengan memberi suri tauladan yang baik kepada Indonesia bahwa Aceh adalah sebuah bangsa yang mempunyai titik spirit sejarah perjuangan Indonesia serta menjunjung tinggi norma-norma Agama Islam”.

Sementara itu, Ketua Panitia Maulid, menambahkan, peringatan maulid tahun ini dihadiri sebanyak hampir 1000 masyarakat Aceh yang ada di Jabodetabek.

“Maulid Akbar Mahasiswa Aceh Jabodetabek 2022 merupakan sebuah ide dan gagasan para mahasiswa dalam rangka mempersatukan visi dan misi para penuntut ilmu yang ada di seluruh Jabodetabek.

Maka dari momentum maulid ini kami berharap ide dan gagasan intelektual mahasiswa bisa terwujud, serta bisa memperkuat tali ukhuwah dalam rangka menyongsong pembangunan Aceh kedepannya”.  Ujar yang biasa disapa Teungku Oebit.

Pada acara tersebut turut serta hadir Dirjen Adwil Kemendagri Bapak Dr. Safrizal ZA, Beliau menyampaikan beberapa pesan.

Dr. Safrizal mengapresiasi kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan ini sebagai ajang untuk mengkolaborasikan berbagai unsur masyarakat Aceh yang ada di jakarta.

“Optimisme Aceh akan memiliki masa depan cerah, adek-adek mahasiswa adalah masa depan emas Aceh, tugas para senior berperan untuk mengantar adek-adek ke masa emas tersebut,”ujar Dr. Safrizal.

Selanjutnya Ketum Persaudaraan Aceh Serantau (PAS) Akhyar Kamil, SH mengatakan, melalui momentum maulid Nabi SAW marilah sama-sama kita masyarakat Aceh yang ada diperantauan untuk saling bertegur sapa dalam bingkai ukhuwah Islam, dan juga marilah kita berikan spirit contoh suri tauladan yang baik kepada generasi penerus kita, bahwa Aceh ini seperti tubuh yang satu. Jika ada saudara kita yang sedang sakit, maka kita juga akan merasakan sakit, begitulah umpamanya bukan menjadi bangsa Aceh yang suka menghasut dan apalagi memecah belah umat”.

Kemudian dalam petikan ceramah maulid, Dr. Tgk. Amri Fatmi, Lc. MA berpesan, “Tolak ukur kemajuan sebuah bangsa itu bukan dilihat dari seberapa canggih infrastruktur yang dibangun, atau seberapa bagus ekonomi nya. Namun, sebuah bangsa akan besar ketika setiap manusia nya terbangun kesadaran untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan memberi contoh suri tauladan yang baik,” pungkas Alumnus terbaik Universitas Al Azhar Cairo tersebut.(Redaksi)