Krusial.com | Aceh Selatan – Belasan hektar area persawahan di Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan mengalami kekeringan dan bahkan terancam gagal panen akibat tidak aktifnya saluran irigasi.

Bahkan kondisi tersebut telah berlangsung sejak dua tahun terakhir tanpa adanya penanganan dari pemerintah setempat.

Ruslan, salah satu petani di Gampong Kuta Trieng Kecamatan Labuhan Haji Barat mengatakan, kekeringan itu terjadi sejak musim tanam hingga saat ini. Bahkan tahun kemarin mayoritas petani mengalami gagal panen.

“Semuanya kami tahun kemarin itu gagal panen. Bagaimana padi tumbuh kalau tanah kering sejak ditanam,” ujarnya, Senin (19/6/2023).

Ruslan menjelaskan, saluran irigasi untuk lahan pertanian setempat berasal dari Krueng Baru. Namun sejak adanya pekerjaan galian C, saluran tersebut mandek dan bahkan tidak berfungsi lagi.

“Ini terjadi sudah dua tahun, sejak adanya galian C di aliran sungai Krueng Baru, sehingga air tidak mengaliri lagi irigasi di sini,” ungkapnya.

Ia berharap Pemerintah Daerah untuk turun tangan dalam mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya pertanian merupakan pekerjaan utama bagi masyarakat sehingga harus diprioritaskan.

“Kita berharap kepada pemerintah jangan melihat sebelah mata, tapi kita minta turun dan memberikan solusi sehingga kami tidak lagi gagal panen,” harapnya.