Krusial.com — Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melemah 4,49% ke Rp 1.700 pada perdagangan Rabu (6/8/2025). Saham CDIA ditransaksikan di rentang Rp 1.690-1.780.
Sebanyak 370,23 juta saham Chandra Daya Investasi diperdagangkan, frekuensi 107.456 kali, dan nilai transaksi Rp 645,94 miliar. Saat CDIA tertekan, banyak yang ambil kesempatan. Saham emiten Prajogo Pangestu ini diakumulasi. Bahkan asing mencetak net buy Rp 42,9 miliar, memburu saham CDIA.
Sejak lepas dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) pada 5 Agustus 2025, saham ini selalu memerah. Dalam dua hari, saham Chandra Daya Investasi (CDIA) melorot 5,29%.
Saham emiten Prajogo Pangestu CDIA pertama kali dicatatkan pada 9 Juli 2025. Perseroan mematok harga IPO Rp 190 per saham. Saham Chandra Daya Investasi (CDIA) memang sempat melambung, tapi kini sedang tertahan usai lepas dari FCA.
Target Harga
Di sisi lain, analis Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan sempat menilai, saham CDIA prospeknya tetap positif dan penguatan harga berpotensi masih berlanjut. Proyeksi ini berkaca dari momentum teknikal dan akumulasi yang masih berlanjut.
Perihal target harga saham CDIA, Ekky berterus terang, sejak CDIA belum melakukan pencatatan (listing) saham di BEI, dirinya sudah memperkirakan saham anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tersebut bakal berada di kisaran Rp 2.000. Namun, jika momentum penguatan tetap terjaga, tidak tertutup kemungkinan saham CDIA bisa bergerak lebih tinggi ke level Rp 2.350.
“Sementara, untuk area support kuat berada di rentang Rp 1.600–1.650. Jika harga tidak mampu bertahan di atas level tersebut, ada potensi koreksi lebih dalam ke sekitar Rp 1.300,” tandas Ekky.***
Tinggalkan Balasan