Krusial | Jakarta — Holding BUMN sektor Aviasi dan Pariwisata, InJourney siap optimalkan layanan, untuk menyambut arus mudik dan libur Lebaran 2025. Seluruh anak perusahaan InJourney Group telah menyiapkan berbagai ajang untuk memeriahkan Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

“Menyambut arus mudik dan libur lebaran ini, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mulai dari sisi kebandarudaraan dengan memberikan pengalaman berkesan selama perjalanan mudik hingga experience di destinasi pariwisata,” ujar Direktur Utama InJourney, Maya Watono, Jumat (7/3/2025).

InJourney melalui InJourney Airports akan memberikan dukungan pada kebijakan pemerintah, dalam menurunkan harga tiket pesawat. Potongan tarif kebandarudaraan 50 persen untuk pelayanan penumpang (PJP2U) dan PJP4U (landing fee dan parking fee) akan diberikan.

“Hal ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 1 Maret hingga 7 April 2025. Untuk tiket perjalanan antara tanggal 24 Maret hingga 7 April 2025,” ucap Maya.

InJourney Airports juga telah melakukan persiapan yang cermat untuk mengantisipasi lonjakan trafik penumpang dan pesawat. Diperkirakan ada total pergerakan penumpang mencapai 10,8 juta penumpang atau meningkat 9,3 persen dibandingkan tahun 2024.

Pergerakan penumpang domestik diperkirakan naik 9,24 persen dan internasional naik 9,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 81.401 dengan pertumbuhan sebesar 5,10 persen.

Berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan dengan sebaik-baiknya seperti 1.632 unit counter check in, 222 unit self check-in. Lalu 17.508 unit trolley, 1.181 unit toilet, 246 musala, 185 unit conveyor belt, dan 40 unit golf cart.

Beberapa tools juga diterapkan untuk pengelolaan bandara dalam rangka menghadapi masa peak season lebaran. Seperti AOCC (Airport Operation Control Center), MOT (Manajemen Operasi Berbasis Traffic), Dedicated Cleaner, Leaders Hands On.

Hal ini juga dilakukan dalam rangka perpindahan maskapai Citilink dari Terminal 3 ke Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tujuan lain juga untuk pemberian slot time extra flight selama periode mudik lebaran dengan mengoptimalkan kapasitas bandara.

Sebanyak 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports akan beroperasi 24 jam selama 19 hari mulai 24 Maret-11 April 2025. Namun, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan tutup pada tanggal 29 Maret karena perayaan Nyepi.

“Kami berharap seluruh bandara bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan nyaman. Kami berharap keseluruhan proses mudik Lebaran 2025 ini bisa berlangsung dengan baik,” ucap Maya.***