Krusial.com — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan seluruh armadanya tetap beroperasi normal. Pihaknya meyakini akan melayani pelanggan meski jumlah halte mengalami kerusakan imbas aksi unjuk rasa, Jumat (29/8/2025). 

Melalui akun resmi X @PT_Transjakarta, pada Senin malam (1/9/2025). Transjakarta menyampaikan adanya penyesuaian operasional di sejumlah rute hingga proses perbaikan rampung.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, terdapat 22 halte Transjakarta yang terdampak. Enam di antaranya terbakar dan dijarah, sementara sisanya mengalami kerusakan serta vandalisme.

PT Transjakarta menaksir kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp 55 miliar. “Akibat unjuk rasa, ada 22 halte Transjakarta baik yang BRT maupun non-BRT serta satu pintu tol yang terdampak,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (1/9/2025). 

Meski banyak fasilitas rusak, Pramono memastikan layanan Transjakarta sudah kembali beroperasi secara bertahap. Pembersihan halte-halte terdampak telah dimulai sejak Minggu (31/8/2025) hingga perbaikan selesai pada Senin (8/9/2025). 

Lantas rute apa sajakah yang mengalami penyesuaian selama perbaikan halte berlangsung? Melansir dari akun X PT Transjakarta, berikut adalah 17 rute yang mengalami penyesuaian.

  1. Blok M – Kota (1): Tidak melayani Halte Polda Metro Jaya hingga Bundaran Senayan.
  2. Stasiun Palmerah – Bundaran Senayan (1F): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Pelanggan diarahkan ke bus stop GBK 1, GBK 2, Senayan JCC 2, Bundaran Senayan 1 (khusus turun), dan Bundaran Senayan 3 (khusus naik).
  3. Blok M – Ancol (1W): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan.
  4. Pulo Gadung – Monas (2): Tidak melayani Halte Senen Toyota Rangga.
  5. Pulo Gadung – Rawa Buaya via Balai Kota (2A): Tidak melayani Halte Senen Toyota Rangga.
  6. Kalideres – Senayan Bank DKI (3F): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI. Layanan dialihkan ke bus stop GBK 1 (turun) dan GBK 2 (naik).
  7. Kampung Melayu – Ancol (5): Tidak melayani Halte Senen Sentral.
  8. Senen – Lebak Bulus (6H): Tidak melayani Halte Senen Sentral, dialihkan ke Halte Senen Raya.
  9. Blok M – Stasiun Manggarai (6M): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Layanan dialihkan ke Bundaran Senayan 2 (naik), Bundaran Senayan 1 (turun), GBK 1, dan GBK 2.
  10. Ragunan – Senayan Bank DKI (6V): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Layanan dialihkan ke GBK 2.
  11. Kampung Rambutan – Juanda via Cempaka Putih (7F): Tidak melayani Halte Senen Toyota Rangga.
  12. Cibubur – Ancol (7U): Tidak melayani Halte Senen Sentral.
  13. Pinang Ranti – Bundaran Senayan (9C): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Layanan dialihkan ke Bundaran Senayan 2 (naik) dan Bundaran Senayan 1 (turun).
  14. Tanjung Priok – Bundaran Senayan (10H): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Layanan dialihkan ke Bundaran Senayan 1 (turun) dan Bundaran Senayan 3 (naik).
  15. Senen – Jakarta International Stadium (14): Tidak melayani Halte Senen Toyota Rangga dan Senen Raya. Layanan dialihkan ke Halte Kwitang.
  16. Alam Sutera – Blok M (S61): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Layanan dialihkan ke GBK 1 dan GBK 2.
  17. Blok M – PIK 2 (T31): Tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Layanan dialihkan ke Bundaran Senayan 1 dan Bundaran Senayan 2.